Saturday, March 1, 2014

[batavia-news] Komnas HAM Menduga Wakapolri Baru Terkait Pelanggaran HAM Poso

 

res : Tidak mengherankan!
 
 

Komnas HAM Menduga Wakapolri Baru Terkait Pelanggaran HAM Poso

Sabtu, 01 Maret 2014, 21:26 WIB
Komentar : 2
   Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Penanganan Tindak Pidana Terorisme Komnas HAM Siane Indriani memperlihatkan video kekerasan Densus 88 saat konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (18/3).  (Republika/Yasin Habibi)
Ketua Tim Pemantauan dan Penyelidikan Penanganan Tindak Pidana Terorisme Komnas HAM Siane Indriani memperlihatkan video kekerasan Densus 88 saat konferensi pers di kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (18/3). (Republika/Yasin Habibi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan penunjukkan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai wakapolri menggantikan Komjen Pol Oegroseno. Hal ini karena mereka menyebut adanya indikasi Badrodin terkait pelanggaran HAM di Poso tahun 2007.

"Penunjukan Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol Oegroseno sangat disesalkan," ujar Ketua Tim Tindak Pidana Terorisme Komnas HAM Siane Indriani, Sabtu (1/3).

Anggota sub Komisi Pemantauan dan Penyelidikan ini membuka catatan Komnas HAM bahwa Komjen  Badrodin terindikasi ikut melakukan pelanggaran HAM saat menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Tengah. Siane merinci, saat itu sang jenderal terlibat dalam perintah penyerangan aparat terhadap kelompok yang dituduh teroris di Tanah Runtuh Poso tahun 2007.

"Waktu itu beredar pula video kekerasan penyerangannya dan diprotes oleh PP Muhammadiyah serta MUI. Hingga Din Syamsuddin mendesak Kapolri waktu itu, Timur Pradopo membubarkan Densus 88," ungkap Siane.

Kronologi peristiwa 22 Januari 2007 yang menewaskan 17 orang di Tanah Runtuh, Poso dimulai tepat saat malam takbir Idul Fitri. Serangan masih terjadi meskipun Tim Gabungan Pencari Fakta yang dibentuk Menkopolhukam sudah merekomendasikan pendekatan damai. Sebaliknya, Densus 88 dan aparat setempat justru melakukan serangan besar-besaran melibatkan lebih dari 700 personil.

Sebagian korban yang seharusnya bisa diselamatkan, terang Siane, justru sengaja dibiarkan tewas. Beberapa di antaranya mengalami penyiksaan oleh aparat setelah ditangkap hingga ada yang tewas.

"Kasus Tanah Runtuh 2007 termasuk satu peristiwa yang sedang didalami Komnas HAM sebagai cara-cara penindakan terorisme yang dianggap telah melanggar UU 39 Tahun 1999 tentang HAM," papar Siane. Komnas HAM saat ini dalam proses membentuk Tim Kajian Hukum untuk meningkatkan ke UU 26 tahun 2000 karena diduga ada indikasi pelanggaran HAM berat.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] Megawati: Risma Cerewet Tapi .... + Mega Larang Risma Mundur sebagai Walikota Surabaya

 

 

Megawati: Risma Cerewet Tapi ....

Sabtu, 01 Maret 2014, 22:27 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai Wali Kota Surabaya, Jawa Timur Tri Rismaharini cerewet. Namun Risma mampu membuat Surabaya jadi jauh lebih baik.

Dia mengatakan bahwa ia adalah ibu dan Risma juga seorang ibu. "Saya ini cerewet, namun Risma lebih cerewet dari saya. Tetapi dengan caranya, Risma berhasil membuat Surabaya lebih baik," kata Megawati saat memberikan kuliah tamu, di depan Mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya), Surabaya, Jatim, Sabtu (1/3).

Mengenai isu pengunduran diri Risma sebagai wali Kota Surabaya, Megawati menyebutkan bahwa seorang pemimpin biasanya memang banyak mengalami goncangan. Meski demikian, ia meminta agar Risma tetap bertahan untuk memimpin kota Surabaya.

Ia juga minta hubungan Risma dan wakil wali kota Surabaya Whisnu Sakti Buana tetap baik dan berjalan bersama dalam memimpin Surabaya. Pada kesempatan itu ia juga menegaskan, Risma tidak pernah memiliki masalah. "Sekarang sudah ada Risma dan ada Whisnu. Terus mau 'digoreng' apa lagi?" tanya Mega.

Sementara itu, Risma enggan memberikan komentarnya ketika ditanya wartawan mengenai hubungannya dengan Whisnu maupun isu pengunduran dirinya. Ia lebih memilih langsung meninggalkan lokasi kuliah umum. Di acara itu Megawati datang bersama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Risma dan Whisnu Sakti.

+++++

http://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/03/01/n1qwz4-mega-larang-risma-mundur-sebagai-walikota-surabaya

 

Mega Larang Risma Mundur sebagai Walikota Surabaya

Sabtu, 01 Maret 2014, 14:04 WIB
Komentar : 0
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan keterangan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso di Jakarta, Kamis (20/2). (Republika/Agung Supriyanto)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan keterangan usai melakukan pertemuan tertutup dengan Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso di Jakarta, Kamis (20/2). (Republika/Agung Supriyanto)

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA--Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputeri melarang Walikota Surabaya Tri Rismaharini mundur dari jabatannya menyusul adanya isu mundurnya Risma.

"Media itu memang senang 'menggoreng'. Kalau tidak begitu, suasana tidak menghangat," katanya saat melakukan jumpa pers di ruang VIP Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu.

Ia mengemukakan, saat ini seluruh persoalan sudah diselesaikan oleh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan berpesan kepada Tri Rismaharini untuk tetap memimpin kota Surabaya.

"Saat Mbak Risma bertamu di rumah, ada beberapa orang yang bertanya apa ibu menolak kedatangan Risma. Biarkan saja, orang ngomong seperti apa," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya yakin dan harus berpendirian yang benar serta biarkan saja orang ngomong seperti apa dan mengatakan apa saja.

"Saya juga berpesan kepada Mbak Risma untuk terus memimpin Kota Surabaya. Harus diteruskan dan pantang mundur karena sebagai pemimpin tentunya banyak sekali goyangan dan goncangan yang luar biasa," katanya.

Ia mengatakan, jika goncangan dan goyangan itu tetap dilakukan, maka yang kasihan bukan siapa-siapa tetapi masyarakat Surabaya sendiri.

Megawati menambahkan, seluruh kader PDIP harus bekerja yang solid dan paling utama adalah melaksanaan tugas dengan sebaik-baiknya, terutama dalam memenangkan pemilihan legislatif yang harus dihadapi pada 9 April 2014.
"Biar masyarakat yang menilai apa yang sudah dilakukan dan masyarakat yang melihat seperti apa yang sudah dilakukan," katanya.

Selain berpesan kepada Tri Rismaharini, dirinya juga berpesan kepada Wakil Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana yang sudah dianggap sebagai anaknya sendiri untuk senantiasa mendampingi Walikota Surabaya selama menjalankan tugasnya.

"Saya berpesan supaya Wisnu untuk selalu mendampingi dan membantu segala tugas yang dilakukan oleh Mbak Risma dalam memajukan Kota Surabaya," katanya.

Ia mengatakan, jangan terpancing dengan isu-isu kecil yang ada dan biarkan masyarakat yang menilai apa yang sudah dilakukan."Biarkan masyarakat yang menilai apa yang sudah dilakukan dan biarkan masyarakat bisa melihat apa yang terjadi," katanya.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] Lawan Penyadapan: Pilih Model Jerman Atau Cina

 

res : Apkah tidak ada penyadapan  model Arab Saudia atau Timur Tengah?
 
 

Lawan Penyadapan: Pilih Model Jerman Atau Cina

Selasa, 25 Februari 2014, 15:33 WIB

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kasus penyadapan telepon pejabat Indonesia oleh intelijen Australia diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat ketahanan komunikasi nasional. Sehingga kasus penyadapan yang merugikan kepentingan negara bisa diminimalkan.

Vice President Technology dan System Telkomsel, Ivan Cahya Purnama menyatakan penyadapan memang menjadi pekerjaan intelijen.Tak mengherankan jika Jerman yang memiliki tingkat keamanan komunikasi yang canggih bisa ditembus juga. Bila Jerman saja bisa ditembus, bukan hal sulit menembus Indonesia.

''Bagaimana kita mencegah sejak dini aksi penyadapan, atau tidak membiarkan orang lain mengintip kita, ini barangkali masalah pokoknya,'' ujar Ivan. Ia mengingatkan Indonesia yang sangat terbuka, rentan diintip orang luar. Apalagi sebagian besar orang Indonesia menggunakan layanan dengan data centre yang ada di luar Indonesia.

Dalam konteks ketahanan komunikasi nasional, Ivan berpendapat ada dua pendekatan yang bisa diterapkan. ''Apakah kita akan meniru model Cina yang sangat ketet dengan akses dari luar, atau model Jerman dengan meningkatkan keamanan jaringan dan internetnya,'' kata Ivan.

Dari dua model yang ada, ia menilai model Jerman dengan National Internetnya menjadi salah satu pilihan untuk ketahanan komunikasi kita. Bila model Cina yang menjadi pilihan, Ivan mempertanyakan apakah masyarakat sudah siap. ''Apa kita siap tak gunakan BBM, karena kebijakan pemerintah melarang BBM masuk Indonesia,'' kata Ivan memberi ilustrasi.

Bila model Jerman yang menjadi pilihan, perlu dikembangkan sistem enkripsi nasional dan data centre nasional. ''Enkripsi tak masalah. Kita memiliki kemampuan untuk membuat enkripsi secara nasional,'' katanya.

Bagaimana dengan server nasional? Ivan menyatakan kalau harus ada pengadaan baru, pemerintah mampu menyediakan dana yang diperlukan. '' Tahap awal bisa memanfaatkan data centre miliki Telkom,'' katanya.

Melalui program ini, komunikasi lembaga-lembaga pemerintah atau instansi strategis yang lain melalui mekanisme ini. ''Termasuk komunikasi menggunakan imel, jejaring sosial dan sebagainya,'' kata Ivan. Soal aplikasi pendukung, Ivan optimistis kita mampu membuat sendiri.

Dalam pandangan Ivan, dengan menerapkan enkripsi nasional dan data center nasional, tak mudah bagi pihak ketiga melakukan penyadapan. Karena tak sembarang orang bisa masuk ke jaringan atau membuka enkripsinya. Pasalnya jaringan bisa masuk kategori privat, bukan jaringan publik.

Setelah kalangan pemerintah, program serupa bisa diperluas ke ranah publik. ''Sehingga keamanan berkomunikasinya menjadi lebih terjamin,'' kata Ivan.

Indonesia, dalam pandangan Ivan terlalu terbuka. ''80 persen akses komunikasi kita menggunakan server dari luar. Imel atau jejaring sosial misalnya mayoritas menggunakan server AS. Kita tak tahu apakah mereka mengawasi server kita atau enggak,'' katanya.

Bila semakin banyak data-data dari Indonesia disimpan di server Indonesia, tentu saja tingkat keamanan akan lebih terkontrol. Kita juga banyak menggunakan aplikasi dari luar, sehingga orang luar lebih mudah melihat kita.

Ivan mengingatkan semua pihak perlu merintis suatu teknologi informasi nasionak, baik dari sisi device, network maupun aplikasinya. ''Agar orang luar tak mudah mengintip kita,'' kata Ivan.

Ujung dari semua itu adalah regulasi. Ivan mengingatkan perlu segera diterbitkan regulasi untuk menjadi payung bagi konsep internet nasional tadi. '' Sekarang kan belum ada regulasinya.Kita gak bisa paksa blackberry, facebook atau twitter pasang server di Indonesia,'' kata Ivan.

Menurut Ivan UU Informasi dan Transaksi Elektronik belum menjangkau soal itu. ''Server misalnya, hanya untuk keperluan transaksi saja harus ada di Indonesia,'' katanya

 

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] DPR Tolak Tunda RUU Halal

 

res : Apakah tidak sebaiknya DPR (rezim neo-Mojopahit) memproklamirkan NKRI adalah negara agama dan dengan begitu masalah halal-haram jelas untuk diperundang-undangkan, dari pada putarbalik lidah bahwa dasar negara panca sila
.
Kesehatan rakyat saja tidak mampu diurus, apakah dikira dengan memutuskan halal haram maka rakyat akan segar nan sehat dan pintu surga terbuka lebar..
 
 
 

DPR Tolak Tunda RUU Halal

Sabtu, 01 Maret 2014, 15:23 WIB
Komentar : 3
Republika/ Tahta Aidilla
Sertifikasi Halal.    (ilustrasi)
Sertifikasi Halal. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana mengundangkan regulasi formal tentang jaminan produk halal (JPH) tetap sesuai jadwal. Ketua Panja RUU JPH di Komisi VIII DPR, Ledia Hanifa Amaliah menegaskan, naskah payung hukum itu harus tuntas dalam periode sekarang.

"Kita tetap, agar RUU itu diundangkan secepatnya, maksimal 30 September," kata dia, ketika dihubungi, Sabtu (1/3).

Pemerintah bersama DPR merumuskan RUU JPH sejak 22 Januari 2013. RUU itu untuk memberi perlindungan kepada masyarakat atas produk asupan. Termasuk produk kosmetik dan obat-obatan. RUU JPH juga dimaksudkan sebagai kelanjutan dari UU Perlindungan Konsumen.

Menurutnya, perlu bagi negara mengatur agar semua jenis produk asupan memberi jaminan halal. Hal tersebut, bisa dilakukan dengan memberi keterangan atas bahan utama dan kandungan dari setiap produk asupan yang dipasarkan.

Namun, RUU JPH terancam untuk tidak dilanjutkan. Jumat (28/2), Menkes Nafsiah Mboi meminta panja untuk menghentikan sementara pembahasan RUU JPH.

Penundaan pembahasan itu, tentunya akan memperlama rencana keluarnya regulasi positif JPH. Nafsiah beralasan, kemenkes belum siap dan tidak punya infrastruktur untuk mengawasi serta menentukan, setiap produk yang diatur dalam RUU JPH. Terutama untuk jenis obat-obatan.

Ia pun meminta agar klausul halal dan haram dalam produk obat-obatan dikeluarkan dari RUU JPH. Dengan begitu, akan lebih mudah membandingkan produk obat-obatan menyehatkan atau tidak menyehatkan ketimbang halal atau haram.

Ledia melanjutkan, pernyataan Nafsiah tidak pantas diumbar ke publik. Seba selama ini pemerintah tidak pernah mengeluh apalagi meminta untuk menunda pembahasan RUU JPH.

Ledia meminta, sebaiknya, Nafsiah meminta langsung ke panja untuk penundaan itu. Bukan lewat pernyataan ke media. Ledia juga menilai, keluhan Nafsiah juga tidak masuk akal.

Sebab, paparnya, yang diminta oleh RUU JPH bukan soal menyediakan infrastruktur penentuan halal haram dalam produk obat-obatan. Namun agar setiap produsen farmasi di Indonesia menerangkan komposisi dan proses pembuatan setiap jenis produknya.

Selama ini, kata dia, yang tampak hanya komposisi dalam istilah kimia. Hal tersebut, dianggap kurang memberi jaminan terhadap masyarakat. Sebab, masyarakat harus tahu bahan apa yang masuk dalam tubuhnya.

"Jadi RUU JPH ini meminta agar produsen itu jujur saja," sambung Ledia.

Padahal, paparnya, UU Perlindungan Konsumen, mengatur ketentuan tersebut, bahkan sudah mendapat label harus.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] RI Berpotensi Jadi Kekuatan Besar, Tapi Amunisi Masih Sedikit + Tahun 2014, TNI yang terkuat di Asia Tenggara

 

res :  Badan besar sedikit amunisi, ibarat  macan ompong lemah syahwat.
 
 

Jumat, 28 Februari 2014

RI Berpotensi Jadi Kekuatan Besar, Tapi Amunisi Masih Sedikit

Indonesia punya potensi untuk memperkokoh pengaruhnya di arena internasional. Sayangnya, potensi itu masih belum segera diwujudkan lantaran Indonesia belum memiliki instrumen-instrumen yang cukup memadai, seperti masih kecilnya anggaran untuk pembangunan internasional dan pertahanan.

Pengaruh Indonesia dalam hubungan internasional sebenarnya terus berkembang. Namun, negara ini belum akan menjadi kekuatan besar dalam jangka pendek dan menengah.

Demikian analisis pengamat Indonesia dari Lowy Institute for International Policy, Dave McRae. Dia menguraikan pengamatannya soal perkembangan dan pengaruh Indonesia dalam hubungan internasional melalui laporan berjudul "More Talk than Walk: Indonesia as a Foreign Policy Actor," yang dikirim ke VIVAnews hari ini.


Menurut dia, berdasarkan jumlah populasi, lokasi geografi, dan potensi ekonomi, di masa depan Indonesia akan memainkan peran lebih besar dalam hubungan internasional ketimbang saat ini. "Namun, sebenarnya, Indonesia kecil kemungkinan untuk langsung tampil sebagai aktor yang lebih berpengaruh secara signifikan dalam lima tahun ke depan untuk bisa naik dari kelompok negara-negara kelas menengah," tulis McRae.

"Bila Indonesia ingin mencapai status sebagai kekuatan besar, seperti yang diperkirakan beberapa pengamat, maka baru akan tercapai dalam jangka waktu yang sangat panjang," lanjut dia.

Dalam analisis setebal 17 halaman itu, McRae menguraikan beberapa elemen yang menjadi potensi dan tantangan Indonesia dalam memperluas pengaruhnya di gelanggang internasional. Selain jumlah penduduk yang besar dan lokasi yang strategis, meningkatnya profil Indonesia di panggung dunia juga berkat kinerja ekonominya yang relatif stabil, rata-rata tumbuh 5,7 persen per tahun dalam satu dekade terakhir.

"Pada 2012 Indonesia tumubuh menjadi ekonomi nomor 16 dunia, naik dari peringkat 27 pada tahun 2000. Pertumbuhan itulah yang membuat Indonesia kini masuk dalam kelompok elit G20," tulis McRae.

Anggaran Kecil

Namun, raihan itu masih dipandang belum cukup bagi Indonesia untuk melesak jadi kekuatan besar dalam beberapa tahun mendatang. Pengaruhnya masih kecil. Salah satu faktor pertimbangan, Indonesia masih sedikit menyisihkan anggarannya untuk membantu pembangunan di luar negeri.

Menurut perhitungan kelompok negara OECD (Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan), Indonesia pada 2010 baru mengeluarkan sekitar US$10 juta untuk membantu pembangunan negara-negara tetangga yang masih miskin. Pada tahun yang sama, China menyisihkan sekitar US$2 miliar, Brazil US$500 juta, India US$640 juta dan Afrika Selatan US$118 juta. 

Selain itu, menurut McRae, Indonesia belum didukung dukungan militer yang memadai untuk menjadi negara kuat. Meski sudah bertekad membiayai anggaran pertahanan sebesar 1,5 persen dari total Produk Domestik Bruto (GDP), belanja militer Indonesia masih di bawah 1 persen dari GDP.

Anggaran tahunan belanja pertahanan RI pun masih sepertiganya dari Australia dan belum sebanyak Singapura, tulis McRae dengan mengutip angka dari Stockholm Institute for International Peace Research dalam laporan "SIPRI Yearbook 2013: Armaments, Disarmament and International Security."

Dia juga mengutarakan bahwa kebijakan luar negeri RI akan ditentukan oleh empat faktor. Pertama, Indonesia memproyeksikan citranya sebagai kekuatan besar meski kemampuannya masih tergolong kekuatan menengah. Kedua, Indonesia akan tetap non-blok namun cenderung mendekat ke AS.

Ketiga, ASEAN masih tetap menjadi platform utama bagi Indonesia dalam menyampaikan aspirasi di tingkat kawasan dan internasional. Faktor keempat, lanjut McRae, Indonesia akan lebih aktif dalam menyuarakan isu-isu yang menyangkut umat Muslim ketimbang mendorong kebijakan luar negeri yang Islami.   

Terkait Indonesia-Australia, McRae melihat hubungan bilateral kedua negara itu tidak akan seerat seperti yang diperkirakan sebelumnya, apalagi saat kedua pemerintah sedang berseteru soal skandal penyadapan dan kontroversi penanganan pencari suaka atau imigran gelap. "Hubungan Indonesia dengan Australia kecil kemungkinan menjadi prioritas kebijakan luar negeri dalam beberapa tahun mendatang," lanjut McRae.  (VivaNews)
 
+++++
 

Tahun 2014, TNI yang terkuat di Asia Tenggara

Reporter : Yulistyo Pratomo | Kamis, 5 September 2013 12:30

Merdeka.com - Keberhasilan pemerintah dalam pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) membuat banyak pihak yakin TNI akan memiliki kekuatan yang cukup memadai. Salah satunya diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Dengan keyakinannya, Purnomo mengatakan pada 2014 mendatang, TNI akan memiliki daya kekuatan yang terbesar di antara negara lain di Asia Tenggara.

"Renstra pertama 2014, kekuatan TNI yang terkuat di Asia Tenggara," kata Purnomo saat meresmikan dua Kapal Republik Indonesia di Batam, Kamis (5/9), seperti dilansir Antara.

Alasan itu diungkapkannya tercermin dari pengadaan alutsista oleh pemerintah yang melengkapi TNI AL, TNI AU dan TNI AD dengan senjata dan peralatan baru.

Dia menambahkan, ada banyak alutsista yang ditambah untuk ketiga angkatan bersenjata, di antaranya kapal patroli cepat untuk TNI AL, tank leopard untuk TNI AD dan penambahan pesawat sukhoi untuk TNI AU.

"Sukhoi akan diganti semua. Negara kita akan kuat, itu penting," kata Menteri.

Khusus TNI AD, selain membeli 45 unit tank leopard, pemerintah juga mengadakan 28 unit helikopter dan delapan unit Apache tipe AH-64E. Purnomo menilai, TNI yang kuat memiliki banyak arti, baik bagi dalam negeri maupun luar negeri.

Meski begitu, Purnomo mengatakan penambahan alutsista dan penguatan TNI tidak ada hubungannya dengan pendirian pangkalan militer AS di Singapura dan Australia.

"Ini tidak untuk perlombaan senjata, ini memordernisasi," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Madya Marsetio mengatakan, pemerintah merencanakan pembangunan Kapal Cepat Rudal dengan panjang 40 meter sebanyak 16 unit dan kapal patroli cepat sebanyak 16 unit

 

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] Pemerintah, Sudahlah

 

 

Pemerintah, Sudahlah

Sabtu, 01 Maret 2014

PEMERINTAH yang baik ialah pemerintah yang mau memahami keinginan publik, bukan pemerintah yang suka-suka. Sayangnya, pemerintah idaman seperti itu belum sepenuhnya dimiliki rakyat negeri ini.

Pada banyak kasus, pemerintah lebih suka memerintah dengan keyakinannya sendiri meski keyakinan itu berseberangan dengan keinginan dan kepentingan rakyat. Contoh termutakhir secara gamblang mereka pertontonkan dengan kengototan merevisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Penolakan atas revisi kedua undang-undang itu pun datang bak gelombang.

Sebagai ujung tombak dalam perang melawan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi begitu lantang menentang Rancangan Undang-Undang (RUU) KUHP dan KUHAP. Bagi mereka, revisi kedua undang-undang yang diajukan pemerintah untuk dibahas di DPR itu ibarat gergaji untuk memotong leher dan mengamputasi kaki KPK.

Bak gayung bersambut, penolakan amat keras kemudian disuarakan Polri, Mahkamah Agung, Badan Narkotika Nasional, serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Mereka kompak menentang, lantaran sejumlah pasal utamanya di RUU KUHAP akan melemahkan daya gempur mereka.

Mustahil dimungkiri, setidaknya ada 12 pasal konyol dalam RUU KUHP dan KUHAP yang bisa berdampak luar biasa pada upaya pemberantasan kejahatan-kejahatan luar biasa semacam korupsi, narkoba, dan terorisme. Sebut saja pasal yang menghilangkan kewenangan penyelidikan, masa penahanan tersangka yang cuma lima hari di tingkat penyidikan, dan penyadapan oleh KPK yang harus seizin pengadilan.

Ada pula pemberian kewenangan luar biasa kepada hakim pemeriksa pendahuluan atau hakim komisaris yang dapat menangguhkan penahanan tersangka atau terdakwa dengan jaminan uang atau orang. Bahkan, putusan kasasi MA tidak boleh lebih tinggi ketimbang putusan pengadilan tinggi.

Padahal, fakta menunjukkan, hukuman lebih berat dijatuhkan di tingkat kasasi, seperti dalam kasus Gayus Tambunan dan Angelina Sondakh. Kita yakin pemerintah amat paham bahwa korupsi sudah sangat membahayakan. Kita pun yakin pemerintah sangat mengerti bahwa gempuran narkoba sudah amat mengerikan bagi masa depan bangsa.

Kita juga yakin, pemerintah tahu betul bahwa untuk memerangi extraordinary crimeperlu langkah-langkah luar biasa. Melunglaikan penegak hukum sebagai garda terdepan tentu kontraproduktif dengan semangat itu.

Kita paham pemerintah diisi oleh orang-orang yang paham hukum. Akan tetapi, pemerintah juga mesti paham bahwa para penegak hukum yang menolak revisi kedua undang-undang itu juga punya pemahaman hukum yang hebat.

Publik akan mendukung jika saja pengajuan RUU KUHAP dan KUHP dilakukan semata untuk memperkuat penegakan hukum. Namun, publik akan melawan kalau revisi justru membuka ruang pelemahan para penegak hukum.

Kita mendesak pemerintah untuk menyudahi kengototannya merevisi KUHAP dan KUHP yang belakangan justru memicu perselisihan dengan para penegak hukum. Begitu pula, DPR semestinya berinisiatif menghentikan pembahasan, bukan malah melempar bola ke pemerintah.

Pemerintah yang bijak ialah pemerintah yang setiap kebijakannya mendatangkan kebajikan. Kita berharap pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakhiri polemik dengan mencabut pasal-pasal yang melemahkan fungsi penegak hukum. Polemik seperti itu hanya menghabiskan energi. Untuk apa RUU KUHAP dan KUHP dipaksa disahkan menjadi undang-undang bila kelak diuji materi dan dibatalkan oleh Mahkamah konstitusi.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] File - Welcome - Batavia News.txt

 


Selamat Bergabung di Milis Batavia-News !

Milis Batavia-news adalah milis berita dan tulisan features
yang dibuat oleh reporter, wartawan, koresponden serta kontributor
dari Kantor Berita Batavia-News Online - yang tersebar di seluruh Indonesia
dan beberapa belahan dunia.

Batavia-News menjalankan fungsi sebagai kantor berita yang memasok
berita-berita baik dalam bahasa Inggris, bahasa Indonesia.
Pasokan beritanya didapat dari tulisan puluhan reporter, wartawan,
koresponden serta penulis lepas (freelance) yang berdomisili di
berbagai kota dan negara.

Beberapa berita mungkin menyuarakan kepentingan suatu negara
tertentu di dunia ini, namun tidak berarti merupakan suara resmi
dari kantor berita Batavia-News Online. Batavia-News berusaha
untuk menyajikan berita yang akurat, tercepat serta dapat
dipercaya kebenarannya, namun kontrol dari pelanggan berita
baik pribadi, bisnis, kedutaan, LSM/NGO maupun media massa
sangat diharapkan demi menjaga kebenaran berita yang dilansir.

Kantor Berita Batavia-News beroperasi tanpa dukungan dana
dari pihak manapun dan membebaskan seluruh media cetak, media
televisi dan media radio serta beragam jenis media lainnya
untuk menggunakan berita / tulisan feature yang disajikan
melalui jaringan kantor berita Batavia-News secara cuma-cuma
tanpa dipungut bayaran - namun diharapkan untuk berkenan
mencantumkan credit sumbernya sebagai Kantor Berita Batavia-News,
Jakarta, Indonesia.

Walaupun penggunaan berita maupun tulisan yang dimuat via
milis Kantor berita Batavia-News adalah Gratis tidak dipungut
bayaran, namun kepada rekan-rekan media, kalangan bisnis, pribadi
maupun rekanan lainnya yang merasakan manfaat dari berita / tulisan
feature yang ditayangkan via milis Kantor Berita Batavia-News
dan berkenan untuk memberikan kontribusi dalam bentuk dana
dapat mengirimkannya via Cek Tunai atas nama Firdaus Juven MBA
atau transfer uang elektronik / bank ditujukan kepada Firdaus
Juven MBA, Jakarta - Indonesia. (mohon informasikan via email
jika Anda berkenan memberikan kontribusi finansial).

Kami berharap keberadaan milis dan Kantor Berita Batavia-News
dapat mendukung media Anda dan kami senantiasa terbuka untuk
menerima tanggapan, kritik dan saran (ataupun pujian) melalui :

Email : batavia-news-owner@yahoogroups.com
atau
email : bimagroup@yahoo.com

Snail-Mail :
Batavia News Agency
C/O : Firdaus Juven MBA
Jakarta-Barat.

--------------------
Masih dibutuhkan :
Reporter, Wartawan, Koresponden daerah / Luar Negeri
Penulis Free lance, perwakilan kantor / pemasaran
di seluruh Indonesia dan Luar Negeri.
Silahkan hubungi :
batavia-news-owner@yahoogroups.com

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (255)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[batavia-news] File - links to our blogs and mailing lists.htm

 

Please visit our BLOGS and Mailing List : http://indonesiaupdates.blogspot.com/ http://tionghoanet.blogspot.com/ http://chinese-clubs.blogspot.com/ http://export-import-indonesia.blogspot.com/ http://lowongannet.blogspot.com http://sarung-indonesia.blogspot.com http://iklanbarisbisnis.blogspot.com http://bethany-indonesia.blogspot.com http://bethani-indonesia.blogspot.com http://bimacoal.blogspot.com http://groups.yahoo.com/group/grosirsarung/ http://groups.yahoo.com/group/sarung-indo http://groups.yahoo.com/group/inti-net http://groups.yahoo.com/group/lowongannet http://groups.yahoo.com/group/grosirkaos http://groups.yahoo.com/group/batavia-news http://groups.yahoo.com/group/bimacoal http://groups.yahoo.com/group/agen-properti http://groups.yahoo.com/group/bethani http://groups.yahoo.com/group/agrobizz-net http://groups.yahoo.com/group/agromania-net http://groups.yahoo.com/group/bisnis-jawa-timur http://groups.yahoo.com/group/bisnis-UKM http://groups.yahoo.com/group/bisnis-voucher http://groups.yahoo.com/group/bizznet http://groups.yahoo.com/group/bursa-pengusaha http://groups.yahoo.com/group/butik-online http://groups.yahoo.com/group/buyersguide http://groups.yahoo.com/group/chinese-club-jkt http://groups.yahoo.com/group/commerces http://groups.yahoo.com/group/damar-exports http://groups.yahoo.com/group/export-indonesia http://groups.yahoo.com/group/exporter-club http://groups.yahoo.com/group/friends-of-indonesia http://groups.yahoo.com/group/gbi-prj http://groups.yahoo.com/group/grosir-beras http://groups.yahoo.com/group/grosir-komputer http://groups.yahoo.com/group/iklan-bisnis-jakarta http://groups.yahoo.com/group/iklan-kompas http://groups.yahoo.com/group/iklan-parahiyangan http://groups.yahoo.com/group/iklan-pengusaha http://groups.yahoo.com/group/iklan-properti-jakarta http://groups.yahoo.com/group/indoexport http://groups.yahoo.com/group/indonesia-cellular-club http://groups.yahoo.com/group/indonesia-export http://groups.yahoo.com/group/indonesiatravelclub http://groups.yahoo.com/group/indospices http://groups.yahoo.com/group/jakarta-properti http://groups.yahoo.com/group/jakarta-property http://groups.yahoo.com/group/kolom http://groups.yahoo.com/group/liburan http://groups.yahoo.com/group/logos-net http://groups.yahoo.com/group/lowongannet http://groups.yahoo.com/group/malaysia-biz http://groups.yahoo.com/group/mitra_bisnis http://groups.yahoo.com/group/Nissan-Livina-Club http://groups.yahoo.com/group/pabrik-label http://groups.yahoo.com/group/pacific-resources http://groups.yahoo.com/group/partai-bhinneka http://groups.yahoo.com/group/partai-golkar http://groups.yahoo.com/group/partai-nasional-indonesia http://groups.yahoo.com/group/peduli-pertiwi http://groups.yahoo.com/group/pilkada-dki http://groups.yahoo.com/group/properti-Net http://groups.yahoo.com/group/propertiNet http://groups.yahoo.com/group/rakyat-bicara http://groups.yahoo.com/group/rakyat-peduli http://groups.yahoo.com/group/republik-mimpi http://groups.yahoo.com/group/sahabat-indonesia http://groups.yahoo.com/group/suara-nasionalis http://groups.yahoo.com/group/toko-komputer http://groups.yahoo.com/group/trade-indonesia Your Business Opportunity : http://www.bimagroup.com http://www.bimagroup.com/sarung.htm

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (93)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

[media-kalimantan] File - selamat datang.txt

 


Anggota yang baik,

Sebelumnya kami ucapkan terima kasih atas kesediaan Anda untuk bergabung
di milis MEDIA-KALIMANTAN.

Kami berharap, milis ini dapat dijadikan ajang tukar menukar gagasan,
informasi, dan pemikiran-pemikiran positif lainnya, terutama yang berkaitan dengan
pengembangan media massa dan juga kegiatan-kegiatan kreatif di KALIMANTAN khususnya,
dan Indonesia pada umumnya.

Kami juga berharap adanya milis ini dapat memudahkan kita untuk membaca seperti apa
sesungguhnya peta persaingan media massa di KALIMANTAN. Siapa saja
pemainnya? Ada berapa koran nasional dan stasiun televisi yang membuka
biro, menempatkan tim liputan, dan memajang koresponden di wilayah ini?
Apa daya tarik utama kawasan KALIMANTAN baik dari segi seni budaya,
politik, ekonomi, maupun sosial?

Apabila Anda berkenan, mohon diisi data sebagai berikut:

Nama lengkap:
Nama panggilan:
Profesi:
Tanggal lahir:
Domisili (kota/provinsi):
No telp/HP:
E-mail:
Website/Weblog:

Nama media/lembaga:
Ulang tahun media/lembaga:
Alamat media/lembaga:
E-mail:
Website/Weblog:

Sekali lagi, kami ucapkan terima kasih atas
partisipasinya.....

Salam!

Moderator

Catatan:

Mohon abaikan bila sebelumnya pernah mengisi form ini.

__________________________________________________________

ALAMAT PENTING

Eksekutif Daerah WALHI Kalimantan Selatan
Jl.Nuri No.4 Banjarbaru
Kalimantan Selatan 70711
(0511) 747 3830
(0511) 478 0814 (fax)
eksekutif@walhikalsel.org
www.walhikalsel.org


__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (56)
.

__,_._,___