Monday, September 22, 2014

[media-jabar] Press Realese Dialog Publik HARI TANI 2014

 

Press Realease

DIALOG PUBLIK HARI TANI 2014

Pengarusutamaan Reforma Agraria

Dalam Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Lingkungan Hidup

Selasa, 23 September 2014

 

Bandung,22 September 2014. Memperingati Hari Tani Nasional  pada 24 September 2014, Organisasi Masyarakat Sipil di Jawa Barat yang tergabung dalam ALIANSI JAWA BARAT (ALJABAR) menyelenggarakan kegiatan DIALOG HARI TANI NASIONAL dengan Tema "Pengarusutamaan Reforma Agraria dalam Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Lingkungan Hidup". Dialog ini akan dilaksanakan pada hari Selasa, 23 September 2014 mulai pukul 09.00 sd 14.00 di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Jalan Perintis Kemerdekaan No 5 Bandung.

 

Tujuan diselenggarakan dialog ini adalah berbagi gagasan dan pemikiran mengenai jalan baru reforma agrarian untuk menjamin keadilan agraria sekaligus keadilan lingkungan hidup, upaya penanggulangan pemiskinan di Jawa Barat. Kegiatan dialog publik ini juga dilakukan sebagai salahsatu bentuk bentuk dukungan solidaritas bagi kaum tani dan warga yang memperjuangkan keadilan pengelolaan lahan /agraria yang saat ini terancam oleh investasi swasta, perusahaan-perusahaan bisnis properti, industri, pertambangan dan monopoli penguasaan lahan oleh korporasi skala besar lainnya.

 

Kemiskinan yang terjadi di Jawa Barat baik di Perdesaan dan perkotaan salahsatu faktor penyebabnya adalah terbatasnya aset dan akses warga dan kaum tani  terhadap lahan/tanah sebagai sumber penghidupan. Kemudian, tata kelola agraria yang keliru dan tidak mempertimbangkan aspek keberlanjutan alam berdampak semakin buruknya kualitas lingkungan hidup yang kemudian bermuara pada bencana ekologi. Dua persoalan ini yang ingin dibahas dan dipecahkan dengan mengkontruksi pelaksanaan reforma agraria dalam konteks pembangunan wilayah agar kesejahteraan warga terwujud dan lingkungan hidup berkelanjutan, khusunya di Jawa Barat.

 

Panitia Hari Tani mengundang sekitar 100 orang partisipan yang mewakili lembaga pemerintahan provinsi Jawa Barat, organisasi tani, organisasi mahasiswa, kepemudaan dan media dan para pihak lainnya. Dialog Hari Tani akan diawali dengan paparan Bappeda Jawa Barat sebagai Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Jawa Barat yang akan memberikan materi mengenai Arah Kebijakan Pembangunan Jawa Barat Untuk Meningkatkan Derajat Kehidupan Kaum Tani Menuju Petani Sejahtera dan Implementasi Kebijakan Penanggulangan Kemiskinan di Jawa Barat : Rekapitulasi Program Penanggulangan Kemiskinan di Jawa Barat.

 

Kemudian, acara dialog ditindaklanjuti dengan paparan dari pemantik dialog diantaranya M Iksan (ALJABAR) memberikan paparan mengenai jalan baru reforma Agraria, Donny Setiawan (Perkumpulan Inisiatif) memberikan paparan Formulasi Kebijakan Perencanaan Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Reforma Agraria, Dadan Ramdan (Walhi Jawa Barat) memberikan paparan tentang Perencanaan Pembangunan Berbasis Daerah Aliran Sungai (DAS): Kritik Terhadap Proyek-Proyek Pembangunan Pertanian dan Arip Yogiawan (LBH Bandung) memberikan materi Urgensi dan Prospek Pelembagaan Penanganan Sengketa dan Konflik Agraria dan Perlindungan Kaum Tani.

 

Dalam dialog publik pada momentum Hari Tani ini, Seniman dan aktivis sosial Rahmat Jabaril dan Gerbong Bawah Tanah menyelenggarakan pameran lukisan tentang agraria dan masalah-masalahnya serta melakukan performance art bertemakan agraria. Pembacaan puisi akan dilakukan oleh aktivis sosial Juandi Rewang. Demikian Terimakasih.

Kontak Person

1.      Eri Hermawan (Ketua Panitia/ALJABAR) /081395030600

2.      Dadan Ramdan (Panitia /Walhi Jawa Barat) 082116759688



--
"Selamatkan Rakyat dan Pulihkan Lingkungan Hidup Jawa Barat"
 ***********************************************************************************************
 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat
 Jalan Piit Nomor 5 Bandung 40133
 Telp/Fax. +62 22 250 7740
 E-mail : jabar@walhi.or.id, walhijabar@gmail.com, walhi@walhijabar.org
 Tweeter :@walhijabar
 Website : www.walhijabar.org
 Donasi Publik Bank Mandiri No Rekening 131-00-0992585-2 atas nama Walhi Jawa Barat
 ***********************************************************************************************

__._,_.___

Posted by: WALHI Jawa Barat <walhijabar@gmail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Improvements in Yahoo Groups Search
Searching for new groups to join is easier than ever. We've honed our algorithm to bring you better search results based on relevance and activity. Try it today!


.

__,_._,___

Friday, September 19, 2014

[media-jabar] Rutinitas Berita dan Sinisme Terhadap Buruh

 

Rutinitas Berita dan Sinisme Terhadap Buruh
Oleh Azhar Irfansyah

"Keep you doped with religion and sex and TV
And you think you're so clever and classless and free
But you're still peasants as far as I can see
A working class hero is something to be"
(Working Class Hero, John Lennon) 
Tiga tahun belakangan ini, setiap kali terjadi aksi buruh besar-besaran yang berskala nasional, saya akan membuka Google lalu mengetik "sampah demo buruh" pada kolom pencarian. Hasilnya tak pernah mengecewakan. Laman hasil pencarian Google biasanya penuh oleh berita tentang sampah yang ditinggalkan demonstran buruh. Para wartawan dari depan Gedung Sate hingga depan Istana Negara sibuk mengamati tumpukan sampah,[1] tuntutan para buruh pun seakan tenggelam dalam tumpukan sampah-sampah itu.
Berita tentang menumpuknya sampah yang ditinggalkan para buruh ini kemudian memicu sikap antipati terhadap aksi buruh. "Kelakuan begini mau minta gaji tinggi.." begitu bunyi salah satu komentar pada berita tentang sampah yang ditinggalkan para buruh di Gelora Bung Karno.[2] Selain berita tentang sampah, tema rutin lain yang selalu diberitakan selepas aksi buruh adalah kemacetan lalu lintas dan kerugian perusahaan akibat aksi. Aksi buruh akhirnya terkesan merugikan semua kalangan [...]
Baca selengkapnya ==> Remotivi.or.id
 
 
image
 
 
 
 
 
Pendapat
"Keep you doped with religion and sex and TV And you think you're so clever and classless and free But you're still peasants as far as I can see A working c...
Preview by Yahoo
 
 
 
--
REMOTIVI
"Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"
www.remotivi.or.idTwitter | Facebook


Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.

__._,_.___

Posted by: Remotivi Remotivi <remotivi@ymail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (2)

Improvements in Yahoo Groups Search
Searching for new groups to join is easier than ever. We've honed our algorithm to bring you better search results based on relevance and activity. Try it today!


.

__,_._,___

[media-jabar] Rutinitas Berita dan Sinisme Terhadap Buruh

 

Rutinitas Berita dan Sinisme Terhadap Buruh
Oleh Azhar Irfansyah

"Keep you doped with religion and sex and TV
And you think you're so clever and classless and free
But you're still peasants as far as I can see
A working class hero is something to be"
(Working Class Hero, John Lennon)
Tiga tahun belakangan ini, setiap kali terjadi aksi buruh besar-besaran yang berskala nasional, saya akan membuka Google lalu mengetik "sampah demo buruh" pada kolom pencarian. Hasilnya tak pernah mengecewakan. Laman hasil pencarian Google biasanya penuh oleh berita tentang sampah yang ditinggalkan demonstran buruh. Para wartawan dari depan Gedung Sate hingga depan Istana Negara sibuk mengamati tumpukan sampah,[1] tuntutan para buruh pun seakan tenggelam dalam tumpukan sampah-sampah itu.
Berita tentang menumpuknya sampah yang ditinggalkan para buruh ini kemudian memicu sikap antipati terhadap aksi buruh. "Kelakuan begini mau minta gaji tinggi.." begitu bunyi salah satu komentar pada berita tentang sampah yang ditinggalkan para buruh di Gelora Bung Karno.[2] Selain berita tentang sampah, tema rutin lain yang selalu diberitakan selepas aksi buruh adalah kemacetan lalu lintas dan kerugian perusahaan akibat aksi. Aksi buruh akhirnya terkesan merugikan semua kalangan kecuali para buruh [...]
Baca selengkapnya ==> Remotivi.or.id
 
--
REMOTIVI
"Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"
www.remotivi.or.idTwitter | Facebook


Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.

__._,_.___

Posted by: Remotivi Remotivi <remotivi@ymail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

Improvements in Yahoo Groups Search
Searching for new groups to join is easier than ever. We've honed our algorithm to bring you better search results based on relevance and activity. Try it today!


.

__,_._,___

Tuesday, September 16, 2014

[media-jabar] Masduki: Lembaga Penyiaran Publik Harus Diperkuat

 

Masduki: Lembaga Penyiaran Publik Harus Diperkuat
Masyarakat sipil sedang menggodok RUU Radio Televisi Republik Indonesia. Harapan baru di tengah kisruh internal di tubuh Lembaga Penyiaran Publik.
Undang-Undang Penyiaran No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran menjadi penanda penting perubahan status RRI dan TVRI menjadi Lembaga Penyiaran Publik (LPP). Perubahan ini sangat penting karena mengubah secara mendasar fungsi kedua media penyiaran yang berpuluh-puluh tahun sebelumnya dijadikan sebagai media propaganda oleh negara.
Sayangnya, perubahan yang terjadi baru sebatas perubahan status. Transformasi dalam taraf kelembagaan sama sekali belum tersentuh. Berkali-kali kita mendengar kisruh di tubuh RRI dan TVRI yang disebabkan oleh silang sengkarut manajemen internal. Yang paling mutakhir, anggaran TVRI untuk tahun 2014 dibekukan oleh DPR akibat pemecatan anggota direksi TVRI oleh Dewan Pengawas TVRI. Pemecatan yang dipicu oleh siaran konvensi Partai Demokrat itu berbuntut panjang dan membuat TVRI terancam mati suri.
Rumah Perubahan Lembaga Penyiaran Publik (RP LPP) mengusulkan Rancangan Undang-Undang tentang Radio Televisi Republik Indonesia (RUU RTRI). Harapannya, transformasi perubahan status bisa berjalan dengan optimal sehingga LPP mampu mengembalikan jatidirinya sebagai pilar keempat demokrasi yang berpihak bagi kepentingan publik.
Untuk mengetahui gagasan-gagasan penting yang mendasari usul tentang rancangan undang-undang tersebut, redaktur remotivi.or.id Wisnu Prasetya Utomo dan Yovantra Arief berkesempatan mewawancarai Masduki, pendiri RP LPP sekaligus koordinator peneliti dan perumus draft RUU RTRI versi Publik. Berikut kutipan wawancaranya:
Baca selengkapnya ==> remotivi.or.id
 

 
--
REMOTIVI
"Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"
www.remotivi.or.idTwitter | Facebook


Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.

__._,_.___

Posted by: Remotivi Remotivi <remotivi@ymail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Sunday, September 14, 2014

[promo-indonesia] File - Indonesia Online Ribuan anak bangsa ada di sini

 


Indonesia Online, Ribuan anak bangsa ada di sini

Media komunikasi online anak bangsa baik di Indonesia maupun di manca negera, dimanapun Anda berada. Silahkan ngobrol di sini, bebas dan tetap sopan tentunya. Selalu Posting dengan LENGKAP sebutkan DENGAN JELAS identitas anda (Nama, web/blog, boleh HP) dalam setiap bagian akhir posting. Dilarang: beriklan langsung kecuali di bagian footer email anda, maksimum 3 baris. Tidak diperkenankan: posting yang vulgar, argumentatif, sara, menyinggung privacy member lain, atau posting yang berulang-ulang, atau yang bertendensi iklan berlebihan. Semoga Milinglist ini dapat membuat kita bersama semakin berdaya.

Join us now: http://groups.yahoo.com/group/indonesia-online

Best regards
Indonesia-Online Moderator

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (171)

.

__,_._,___

Wednesday, September 3, 2014

[media-jabar] Pers Release PENYIKAPAN PENGESAHAN RUU PANAS BUMI

 

SIARAN PERS

PENYIKAPAN PENGESAHAN RUU PANAS BUMI MENJADI UU PANAS BUMI

 

Bandung. 4 September 2014. Seperti yang kita ketahui Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tanggal 26 Agustus 2014 mengagendakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Panas Bumi menjadi UU Panas Bumi. Pimpinan Rapat Paripurna, Pramono  Anung menyampaikan,melalui pendapat akhir pemerintah atas RUU Panas Bumi,  maka dengan ini RUU sah menjadi Undang-Undang.  

"Apakah RUU Panas Bumi sah dalam UU?  Ya semua sepakat," kata Pramono sembari mengetok palu, tanda telah disahkannya RUU Panas Bumi menjadi UU, di Gedung  DPR, Jakarta, Selasa (26/8/2014).


Pertanyaan kami ? apakah seluruh anggota DPR tersebut paham terkait dampak yang akan terjadi jika RUU tersebut disahkan ? bukan hanya bicara seperti lirik lagu Iwan Fals : mereka hanya bias mengatakan nyanyian lagu SETUJU.

Dalam proses pembuatan RUU Panas Bumi sangat minim sosialisasi, kajian hanya dilakukan sepihak, Pegiat Lingkungan tidak pernah dilibatkan padahal dampak turunan dari Pembangunan Energi Panas Bumi banyak yang bermasalah dan tidak dapat diselesaikan baik oleh Perusahaan, Pemerintah ataupun para pemangku kebijakan di legislatif.

Dan statment menteri ESDM, Jero Wacik yang satu ini terlihat mementingkan pengusaha dan pemerintah seperti Penguasa. Dia menyebut, pengusahaan panas bumi tidak dikategorikan dalam pengertian kegiatan pertambangan. "Kemudian landasan filosofis kegiatan panas bumi sebagai bagian pemanfaatan sumber daya alam bertumpu pada Pasal 33 ayat (2) dan ayat (3) UUD 1945. Ini merupakan kekayaan nasional yang dikuasai negara serta penyelenggaraannya dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah," katanya.


Dimana Rakyat berperan ???


Yang kami tahu pemanfaatan sumber daya alam merupakan kekayaan nasional yang dikelola oleh Negara dan sebesar besarnya untuk kepentingan rakyat. Salah satu contoh : dibangunnya beberapa Perusahaan panas bumi kadang tidak memperhatikan rakyat, contoh di sekitar kawasan tersebut banyak rakyat yang tidak dan belum memanfaatkan hasil dari panas bumi tersebut seperti listrik (data kami ada 1500 warga di jabar yang kami beri bantuan lampu panel surya karena tidak dapat aliran listrik).


Massif nya kegiatan panas bumi mau tidak mau akan berdampak pada kerusakan lahan akibat pembukaan lahan untuk Wilayah kerja Tambang (WKP ) dll. dan dampak turunannya akan banyak menimbulkan konflik sosial yang tidak bisa dipecahkan hanya dengan mendapat kompensasi.

Terlebih, minimnya ahli dan perusahaan nasional yang bergerak di bidang tersebut yang akhirnya kegiatan ini banyak dikuasai Perusahaan asing .Mengacu terhadap hal tersebut kami menghimbau kepada seluruh elemen agar MENGABAIKAN RUU PANAS BUMI tersebut sebelum adanya kejelasan   :

  1. Sosialisasi RUU Panas Bumi tersebut harus dilakukan secara menyeluruh
  2. RUU Panas Bumi yang telah disahkan harus didasari Kaidah Kaidah Konservasi
  3. Masyarakat sekitar sebagai Prioritas yang dapat akses atas pemanfaatan Sumber Daya Alam

Demikian, terimakasih. 


Salam Lestari,


Dedi Kurniawan

081394793750

Deputi Direktur Walhi Jawa Barat/

Koordinator Pusat FK3I ( Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia)



--
"Selamatkan Rakyat dan Pulihkan Lingkungan Hidup Jawa Barat"
 ***********************************************************************************************
 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat
 Jalan Piit Nomor 5 Bandung 40133
 Telp/Fax. +62 22 250 7740
 E-mail : jabar@walhi.or.id, walhijabar@gmail.com, walhi@walhijabar.org
 Tweeter :@walhijabar
 Website : www.walhijabar.org
 Donasi Publik Bank Mandiri No Rekening 131-00-0992585-2 atas nama Walhi Jawa Barat
 ***********************************************************************************************

__._,_.___

Posted by: WALHI Jawa Barat <walhijabar@gmail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Tuesday, September 2, 2014

[media-jabar] Remotivi Mengecam Rektor UNY yang Membredel Buletin Ekspedisi

 

Remotivi Mengecam Rektor UNY yang Membredel Buletin Ekspedisi

Pelarangan dan perampasan buletin Expedisi yang dilakukan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Rochmat Wahab adalah sikap anti-demokrasi. Remotivi mengecam tindakan tersebut dan menuntut Rochmat meminta maaf, mengembalikan buletin yang dirampas, dan berjanji untuk menghormati kerja jurnalistik di lingkungan universitas. Mengacu pada Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, pelarangan penyebaran tersebut masuk dalam kategori pemberedalan yang merupakan bentuk melawan hukum.
Upaya seperti yang dilakukan Rektor UNY ini bisa menjadi ancaman dan preseden buruk di masa mendatang. Kemerdekaan menyatakan pendapat merupakan hak asasi manusia yang mendasar, dan juga dilindungi oleh hukum. Pelarangan penyebaran terbitan pers mahasiswa akan menjauhkan kita dari kehidupan demokratis yang dibangun dengan susah-payah. Tentu kita tidak mau hidup lagi dalam era di mana kebebasan berekspresi .... 
Baca selengkapnya ---> remotivi.or.id
 
 
--
REMOTIVI
"Hidupkan Televisimu, Hidupkan Pikiranmu"
www.remotivi.or.idTwitter | Facebook


Remotivi adalah sebuah inisiatif warga untuk kerja pemantauan tayangan televisi di Indonesia. Cakupan kerjanya turut meliputi aktivitas pendidikan melek media dan advokasi yang bertujuan (1) mengembangkan tingkat kemelekmediaan masyarakat, (2) menumbuhkan, mengelola, dan merawat sikap kritis masyarakat terhadap televisi, dan (3) mendorong profesionalisme pekerja televisi untuk menghasilkan tayangan yang bermutu, sehat, dan mendidik.

__._,_.___

Posted by: Remotivi Remotivi <remotivi@ymail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Monday, September 1, 2014

Berita Terkini : File - biovco.pdf

 



File : biovco.pdf
Description : Minyak Kelapa Dara BIOVCO

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (53)
<a href = "http://www.biovco.com/?ref=yg"><img src="http://www.biovco.com/images/iklan-percuma.gif" /></a>
</center><br><br>
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=<br>
Minyak Kelapa Dara (VCO) : http://www.maynetwork.net/biovco/<br>
=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=<br>
Dapatkan pelbagai produk berasaskan Bioteknologi & Herba untuk meningkatkan kesihatan. "MENCEGAH ADALAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGUBATI" kerana kos untuk Perubatan adalah tinggi dan semakin meningkat.Penggunaan dadah didalam ubatan meninggalkan kesan jangka panjang terhadap kesihatan kita. Kajian diseluruh dunia telah mendapati bahawa produk berasaskan herba menunjukkan kesan yang amat positif dan berkesan dan telah diakui oleh pelbagai pihak. Kita mempunyai altenatif untuk kekal sihat melalui cara yang diamalkan oleh nenek moyang kita dan mereka telah membuktikannya. Sertai kami dan dapatkan maklumat kesihatan melalui :<br><br>

Groups : http://health.groups.yahoo.com/group/infokesihatan/
Untuk menjadi ahli : infokesihatan-subscribe@yahoogroups.com<br><br>

Web : http://www.maynetwork.net

.

__,_._,___