Showing posts with label Berita Fenomenal. Show all posts
Showing posts with label Berita Fenomenal. Show all posts

Saturday, March 9, 2013

Antara Prabowo, Jokowi dan Hercules

Antara Prabowo, Jokowi dan HerculesAda hubungan dan keterkaitan antara sosok Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Hercules. Tidak jelas kapan hubungan mutualisme ini mulai terjalin, yang pasti hubungan tersebut kentara sekali terlihat saat Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

GRIB yang dibentuk oleh Hercules nyatanya, menyertakan nama Prabowo sebagai Dewan Pembina. Bukan tanpa alasan, Hercules ngefans dengan sosok Prabowo. Selain mengaku dirinya dekat dengan Prabowo sejak di Timor-Timur, bekas penguasa Tanah Abang Jakarta ini juga dengan terang-terangan mendukung Prabowo sebagai presiden RI.

"Harga mati Pemilu 2014 Prabowo jadi presiden. Siap mendukung Prabowo dalam pilpres dan Gerindra memenangkan Pemilu 2014. Tidak ada figur selain Prabowo yang pantas menjadi presiden. Kecewa dengan SBY, dipenjara dan dihukum dengan tidak benar," ujar Hercules dalam sambutan pembukaan DPP GRIB di Kemanggisan Jakarta.

Melihat jumlah dukungan yang meluap dari pihak Hercules, Prabowo merasa diuntungkan. Melihat kesempatan emas ini, dengan serta merta Prabowo langsung menginstruksikan massa GRIB untuk membantu kemenangan Jokowi-Ahok di Pilkada Jakarta pada Juli lalu. Bukan hanya itu, massa GRIB diserukan untuk mengawasi KPU dalam Pilgub DKI Jakarta.

"Saya imbau GRIB dan Gerindra mengecek daftar pemilih, nama tidak jelas sangat berbahaya mengancam demokrasi dan sangat keji. GRIB untuk turun cek beri tekanan ke KPU, yakinkan mereka ini membahayakan," ujar Prabowo di Jakarta.

Sang pengemban amanah, Hercules langsung menyambut instruksi Prabowo dengan takzim. Ribuan pengikut Hercules dikerahkan untuk mengawasi proses demi proses dalam Pilgub DKI Jakarta, termasuk pendataan DPT.

"Dewan pembina partai mengarahkan untuk mengawasi pendataan DPT. 50 ribu anggota akan  mengawasi pendataan pemilih. Agar tidak terjadi lagi data pemilih ganda" kata Hercules.

Dukungan juga terlihat ketika pasangan Jokowi-Ahok berkampanye, berbondong-bondong simpatisan Hercules ikut mengamankan kampanye. Saat itu adalah pemandangan wajar melihat Hercules, Prabowo dan Jokowi tampil bersama.

Kini, satu dari tiga serangkai itu tengah jatuh dalam lubang masalah. Hercules terancam dibui akibat sikap premanismenya melawan polisi. Kalau sudah begini, apa Prabowo dan Jokowi akan berbalik mendampingi Hercules. Kita tunggu saja.

Cornel Simbolon: Anas Urbaningrum Harus Minta Maaf kepada SBY

Ketua Departemen Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) DPP Partai Demokrat, Letjen (Purn) Cornel Simbolon, menilai Anas Urbaningrum harus fokus menghadapi proses hukum yang dihadapinya.
Cornel meminta bekas Ketua Umum Partai Demokrat itu tidak berkelit dan tidak berusaha menarik simpati terhadapnya.
"Harusnya beliau bisa mengatasi dengan baik, menghadapi suatu masalah. Seorang pemimpin harus berjiwa besar. Apa yang dialami Anas adalah ujian kecil," ujar Cornel saat berbincang dengan wartawan di Kebon Sirih, Sabtu (9/3/2013).
Lebih lanjut, kata Cornel, Anas harus menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Dewan pembina Partai Golkar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas kepemimpinan di Demokrat selama ini.
"Pak Anas minta maaf kepada Pak SBY bahwa dalam kemimpinan dia kurang berhasil. Setiap kali dia menyampaikan hubungan mereka sebagai hubungan bapak dan anak. Boleh dong anak sampaikan permintaan maaf kepada bapak," lanjut bekas Wakil Kepala Staf Angkat Darat itu.
Selain itu, Anas juga diminta agar meminta maaf kepada kader Demokrat yang tidak berhasil membawa elektabilitas Demokrat semakin baik.

Wednesday, January 30, 2013

Perhatian: Payudara Tumbuh Pada Tentara Pria

Gosip Hari Ini - Layaknya tentara di belahan bumi mana pun, anggota militer Jerman penuh dengan pria macho dan ritual memukul dada. Tapi satu batalion telah menemukan sebuah kerugian memukul dada: Para prajurit laki-laki tersebut mulai mengalami payudara tumbuh — yang hanya terjadi pada sisi kiri dada mereka.


Unit Wachbataillon melakukan latihan militer sebagai fungsi seremonial resmi, menurut laporan German Herald. Banyak latihan mereka melibatkan memukulkan senapan ke sisi kiri dada prajurit. Semua pukulan di tempat yang sama itu telah merangsang produksi hormon yang menyebabkan payudara mereka tumbuh.

Lagi cari bisnis sampingan yang bisa dikerjakan dari rumah? kunjungi: www.fransiskasiswanto.info

"Ada hubungan yang sangat signifikan antara aktivitas di ... batalion dan pembesaran payudara di sisi kiri," ujar Dr Bjorn Krapohl, direktur bedah plastik di rumah sakit utama militer di Berlin. "Mereka perlu mengubah cara latihan mereka."

Pertumbuhan payudara laki-laki bukanlah hal langka. Kondisi ini disebut ginekomastia, dan itu disebabkan oleh ketidakseimbangan kadar testosteron dan estrogen. Ada kasus ketika cedera dada telah menyebabkan ginekomastia, meski jarang. Ahli bedah plastik melaporkan, remaja laki-laki — yang sangat rentan terhadap kondisi itu — sering membuang jaringan payudaranya ketika ginekomastia menjadi masalah psikososial yang besar.

Dalam sebuah studi dari tentara Jerman, yang terbit pada Januari 2012, Krapohl dan rekannya menemukan perbedaan signifikan antara penjaga dengan ginekomastia dan sejumlah laki-laki sehat. Mereka yang berada di Guard Battalion di Berlin memiliki kadar testosteron yang lebih rendah dan indeks massa tubuh yang lebih tinggi (BMI, body mass index).

Meski dugaan sementara menyebutkan latihan sehari-hari dapat menjadi dasar penyebab membesarnya payudara pria, para peneliti tidak tahu persis bagaimana "pukulan pada dada" dapat menyebabkan hal itu. "Tidak ada studi eksperimental yang mengungkap kemungkinan mekanisme pada tingkat sel yang mungkin menyebabkan ginekomastia mekanis.”

Penelitian ini dijabarkan dalam jurnal “GMS Interdisciplinary Plastic and Reconstructive Surgery DGPW”.

Penelitian lain menunjukkan, sementara ini ginekomastia cenderung simetris, tapi juga dapat menjadi asimetris. Tipe miring cenderung lebih umum di sisi kiri, menurut ulasan di “Cleveland Clinic Journal of Medicine”.

Lebih dari 70 persen dari tentara batalion Jerman itu telah didiagnosa dengan ginekomastia signifikan. Para pejabat militer telah berjanji untuk mengawasi masalah payudara tentara pria.

"Para prajurit yang terpengaruh sedang diawasi secara medis dan diobati perseorangan," ujar seorang juru bicara militer pada German Herald. Liputan 6
Sumber: Yahoo News