Thursday, November 26, 2015

[media-jabar] Siaran Pers Walhi Jawa Barat Merespon PILKADA Serentak di Jawa Barat

 

SIARAN PERS WALHI JAWA BARAT

 

DAERAH BUTUH SOSOK BUPATI/WALIKOTA YANG SIAP LAYANI WARGA,

TEGAKAN ATURAN DAN MENCEGAH PERUSAKAN LINGKUNGAN HIDUP...!

 

Jangan Pilih Kandidat Bupati/Walikota Yang Korup, Bagian dari Mafia Perizinan dan Proyek

Serta Perusak Lingkungan Hidup

                                                      

Bandung, 27 Nopember2015. Pemilihan Kepala Daerah di Jawa Barat akan segera di gelar secara serentak pada tanggal 9 Desember 2015. Di Jawa Barat ada 8 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada yaitu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tasikmalaya,  Kota Depok dan Kabupaten Pangandaran. Warga yang memiliki hak pilih akan memberikan mandate politiknya di 8 Kabupaten/kota tersebut sekaligus menentukan nasib warga, ruang dan lingkungan hidup lima tahun mendatang.

 

Dadan Ramdan, Direktur Walhi Jawa Barat mengatakan permasalahan tata ruang dan lingkungan hidup di delapan daerah tersebut menjadi masalah penting dan krusial dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Contohnya, ada empat daerah yang dihadapkan pada krisis buruknya kualitas DAS Citarum seperti Kabupaten Bandung, Cianjur, Karawang dan Indramayu mulai dari masalah alihfungsi lahan, pencemaran limbah dan sampah serta krisis pengambilan air bawah tanah, bencana longsor, banjir dan kekeringan di musim kemarau. Kota Depok dihadapkan pada masalah alihfungsi lahan dan kurangnya ruang terbuka hijau dan juga banjir di musim penghujan.

 

Kabupaten yang memiliki pesisir dan pantai serta hutan seperti Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Pangandaran juga dihadapkan pada masalah pertambangan baik di kawasan hutan dan pesisir. Kabupaten Indramayu yang berada di Kawasan Panturan Jawa Barat  yang paling krusial masalah alih fungsi lahan pertanian, abrasi, reklamasi pantai dan sampah.

 

Adang Kusnadi, Ketua Dewan Daerah Walhi Jawa Barat mengatakan, warga sebagai pemilih dan sekaligus pemberi mandat, warga harus memilih dengan cerdas, tidak terjebak pada politik uang dan pencitraan para kandidat apalagi para calon incumben yang ternyata pada lima tahun sebelumnya gagal membawa perubahan bagi kehidupan warga dan termasuk lingkungan hidup. Jangan lagi mudah dibodohi dengan uang dan janji-janji manis yang para kandidat, Kata Adang Kusnadi.

 

Dadan Ramdan mengatakan setidaknya ada tiga hal yang harus menjadi pertimbangan dalam memilih yaitu komitmen dan visi, kapasitas dan integritas yang bisa membawa perubahan bagi perbaikan kualitas kehidupan warga, ruang dan lingkungan hidup. Dari aspek komitmen, Bupati/Walikota harus memiliki komitmen dan visi yang jelas dan terang soal lingkungan hidup, harus memiliki agenda yang terukur untuk melakukan upaya pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Indikator yang nyata adalah agenda pencegahan dan pemulihan lingkungan hidup, dan mengalokasikan minimal 5% dari total APBD masing-masing daerah.

 

Dadan Ramdan mengatakan dari sisi kapasitas, kandidat yang dipilih harus memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengurus rakyat, pengalaman dalam memimpin dan kapasitas dalam memperbaiki dan mengelola lingkungan hidup, dan kapasitas untuk melayani warga/rakyatnya. Dari aspek integritas, kandidat yang dipilih bukanlah kandidat yang korup, dekat dengan pemodal dan bukan bagian dari mafia sumber daya alam dan perizinan.

 

Melihat para kandidat yang ada yang didominasi oleh para Petahana, kami melihat bahwa kandidat incumbent telah gagal mengurus ruang dan lingkungan hidup apalagi menjamin kesejahtraan warga. Selain gagal, sejumlah kandidat petahana masih bermasalah dan bagian dari rezim birokrasi korup, berada dalam lingkaran mafia perizinan sumber daya alam dan ruang, mafia pertambangan dan bisnis properti, mafia proyek dan penyeleweng APBD/uang rakyat. Oleh Karena itu ke depan, warga dan daerah membutuhkan Sosok Bupati yang mau melayani rakyat, mau mengurus ruang, mencegah pencemaran dan perusakan lingkungan hidup, tidak korup, tegakan aturan, bukan bagian dari mafia proyek perizinan ruang dan sumberdaya alam, apalagi mafia proyek APBD, Kata Adang Kusnadi.

 

 

Kontak Person

Dadan Ramdan, Direktur Walhi Jawa Barat/082116759688

Adang Kusnadi. Ketua Dewan Daerah/08122152421

 

 

 



--
"Selamatkan Rakyat dan Pulihkan Lingkungan Hidup Jawa Barat"
 ***********************************************************************************************
 Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Barat
 Jalan Piit Nomor 5 Bandung 40133
 Telp/Fax. +62 22 250 7740
 E-mail : walhijabar@gmail.com
 Tweeter :@walhijabar
 Website : www.walhijabar.org
 Donasi Publik Bank Mandiri No Rekening 131-00-0992585-2 atas nama WALHI Jawa Barat
 ***********************************************************************************************

__._,_.___

Posted by: WALHI Jawa Barat <walhijabar@gmail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Sunday, November 22, 2015

[promo-indonesia] File - Indonesia Online Ribuan anak bangsa ada di sini

 


Indonesia Online, Ribuan anak bangsa ada di sini

Media komunikasi online anak bangsa baik di Indonesia maupun di manca negera, dimanapun Anda berada. Silahkan ngobrol di sini, bebas dan tetap sopan tentunya. Selalu Posting dengan LENGKAP sebutkan DENGAN JELAS identitas anda (Nama, web/blog, boleh HP) dalam setiap bagian akhir posting. Dilarang: beriklan langsung kecuali di bagian footer email anda, maksimum 3 baris. Tidak diperkenankan: posting yang vulgar, argumentatif, sara, menyinggung privacy member lain, atau posting yang berulang-ulang, atau yang bertendensi iklan berlebihan. Semoga Milinglist ini dapat membuat kita bersama semakin berdaya.

Join us now: http://groups.yahoo.com/group/indonesia-online

Best regards
Indonesia-Online Moderator

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (202)

.

__,_._,___