Monday, March 11, 2013

[promo-indonesia] PENGETAHUAN INI MENCELAKAKAN

 



PENGETAHUAN INI MENCELAKAKAN

 

Download disini:

 

https://www.dropbox.com/s/3f1ulsy51spm0ro/PENGETAHUAN%20INI%20MENCELAKAKAN.rar

 

 

Mobil yang canggih pasti dihasilkan oleh
tekhnologi yang canggih. Tidak mungkin dihasilkan dari tekhnologi zaman batu.
Mudah-mudahan anda setuju dengan konsep pemikiran itu.

 

Anda sarjana? S1, S2 atau S3? Anda mempunyai
pengetahuan kesehatan? Anda tahu ini baik dan itu tidak baik? Jangan sombong.
Jika ilmu itu anda anggap canggih, ketahuilah bahwa itu dilahirkan oleh
tekhnologi yang canggih juga. Ketahuilah bahwa orangtua anda itu canggih,
sehingga ia melahirkan anak-anak yang canggih. Kalau orangtua anda tidak
canggih, tidak mungkin menghasilkan anak-anak yang canggih.

 

>> Matius   7:17                Demikianlah
setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang

                                            pohon
yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.

 

Bisa jadi ayah-ibu anda orang desa yang
tidak pernah mengenyam pendidikan. Tapi ini bukan berarti mereka orang yang
bodoh.

 

Anda tahu Itik? Bebek? Mereka ini bisa
tergiring kesana kemari adalah karena ada yang menggiringnya – penggembala
Itik. Penggembala inilah yang bisa membuat Itik berbaris kesana kemari.
Demikianlah dengan orang-orang desa yang lugu, yang menjadi ayah dan ibu anda.
Mereka ini ada yang memimpin, yaitu ALLAH melalui naluri.

 

Karena mereka orang bodoh yang tidak
mengerti sesuatu, mereka bekerjanya berdasarkan naluriahnya.

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Naluri

 

Naluri atau insting adalah suatu pola perilaku dan reaksi terhadap suatu rangsangan tertentu yang tidak
dipelajari tapi telah ada sejak kelahiran suatu makhluk
hidup dan diperoleh secara turun-temurun (filogenetik).
Dalam psikoanalisis,
naluri dianggap sebagai tenaga psikis bawah sadar yang dibagi atas naluri kehidupan (eros)
dan naluri kematian
(thanos).

 

 

Di zaman dulu, tanpa dokter, tanpa ilmu
kesehatan, dan tanpa pengetahuan gizi, orang bisa melangsungkan kehidupan dari
waktu ke waktu, dari zaman Adam hingga ke zaman kita sekarang ini. Oleh
pimpinan naluriah mereka tak kekurangan sesuatu. Jikapun ada sebagian yang
tidak sehat dan sebagian yang sehat, itupun sama dengan keadaan di zaman ini.
Justru kita mendapati bahwa mereka itu sehat-sehat dan berumur lebih panjang
dari kita sekarang ini.

 

Kita mengenal nenek-moyang kita itu nomaden,
yaitu suka berpindah-pindah tempat tinggalnya. Bukankah ini merupakan suatu
metode untuk mendapatkan variasi makanan? Kalau zaman ini buah-buahan dan
makanan dari berbagai kota yang mengumpul di satu lokasi – pasar. Kalau dulu,
orangnya yang berpindah-pindah. Ketika di kota A dia makan jeruk, ketika pindah
di kota B dia makan apel. Sama juga seperti ayam peliharaan kita. Coba
perhatikan, bukankah mereka itu suka mencari makanan di tempat-tempat yang
jauh? Mengapa? Sebab naluriah mereka memimpin mereka untuk mendapatkan variasi
makanan.

 

Ketika ayam hendak bertelor, mereka suka
mendekati tembok-tembok yang dikapur. Mereka

mencocoki tembok itu untuk mendapatkan zat
kapur untuk bahan cangkang telornya. Ketika burung merpati betina hendak
bertelor, merpati jantan mengetahuinya dan mempersiapkan sarangnya. Merpati
jantan itu mencari dedaunan kering, mengumpulkannya secara satu-persatu, lalu
menganyamnya menjadi sarang bagi istrinya untuk mengerami telornya. Mereka
tidak perlu ke rumahsakit Advent untuk memeriksakan kehamilan. Dan umumnya
dugaan si jantan bahwa sang istri hamil tidak pernah meleset. Artinya tidak
kalah dengan alat tes kehamilan modern.

 

Binatang-binatang yang bekerja dengan
naluriahnya ini sudah melewati berbagai zaman dengan segala tantangannya,
selama sekitar 6000 tahun sejak diciptakan hingga sekarang. Sebagian ada yang
tidak bisa mempertahankan diri, seperti: Dinosaurus yang sudah musnah. Tapi
banyak yang bisa eksis sekalipun tanpa dokter, tanpa rumahsakit Advent, maupun
tanpa websitenya sehatholistikalami.com, milik Elisa Sagala.

 

Kalau perempuan baru hamil, biasanya ngidam.
Ngidam ini dari kata dasar: idam, yang artinya menginginkan sesuatu. Biasanya
adalah makanan atau buah-buahan yang diinginkannya. Bukankah ini suatu dorongan
naluriah dari dalam tubuhnya yang membutuhkan sesuatu zat yang sehubungan
dengan keberadaan janin di kandungannya? Karena kebutuhan yang berbeda maka
keinginannya juga berbeda. Ada yang menginginkan jeruk. Mungkin karena yang dia
butuhkan adalah vitamin C, sedangkan yang lainnya lebih membutuhkan pepaya
karena kebutuhan vitamin A-nya.

 

Dan sejak zaman Hawa, perempuan melahirkan
tak memerlukan pertolongan dokter. Bayi yang dikandungannya sudah bisa
mempersiapkan dirinya sendiri untuk lahir tepat pada waktunya. Bahkan dia sudah
mempersiapkan makanannya sendiri, yakni air susu ibunya. Dan walaupun Paus
Vatikan dan Adolf Hitler selama ribuan tahun membunuhi puluhan juta anak-anak
manusia, namun jumlah manusia bukannya semakin berkurang, justru semakin
bertambah banyak.

 

Manusia lebih membutuhkan TUHAN dari pada
dokter.

 

Di zaman Alkitab, sebelum adanya dokter-dokter,
ALLAH melalui para nabiNYA bekerja menyembuhkan orang-orang yang sakit. Bahkan
ALLAH tak memerlukan laboratorium untuk penelitian penyakit, tak perlu
laboratorium untuk tes urine, tak perlu alat ronsen, juga tak perlu fakultas
kedokteran.

 

Setiap persoalan selalu ditanyakan kepada
nabi. Mulai dari masalah utang-piutang hingga ke masalah penyakit, selalu nabi
yang menjadi sasaran masyarakat bertanya. Justru TUHAN marah kalau ada orang
Israel bertanya pada dukun-dukun. Dan para dokter memisahkan diri dari
KETUHANAN. Mereka tidak mau bertanya pada TUHAN, tapi mengadakan penyelidikan
dengan modal akal pikirannya sendiri. Mereka tidak mau menerima didikan TUHAN
yang menghukum manusia melalui penyakit, melainkan berusaha menangkis atau
mengelakkan hukuman TUHAN dengan usaha-usaha kepintaran mereka.

 

https://www.dropbox.com/s/bogz7hz9i78gaoz/KENAPA%20SAKIT.doc

 

Setelah ALLAH menghukum manusia dengan air
bah Nuh, manusiapun berikhtiar mendirikan menara Babel yang puncaknya hingga ke
langit. Mereka mengelakkan air bah bukan dengan cara pertobatan, tapi dengan
membuat bangunan yang tinggi. Kini para dokter juga mengelakkan hukuman ALLAH
dengan cara mengobati penyakit, seperti yang diperbuat oleh ahli sihir Mesir
ketika menghadapi mukjizat nabi Musa.

 

>> Keluaran  7:10             Musa
dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu mereka berbuat seperti yang

                                            diperintahkan
TUHAN; Harun melemparkan tongkatnya di depan Firaun dan

                                            para
pegawainya, maka tongkat itu menjadi ular.

                        7:11                Kemudian Firaunpun memanggil
orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan

                                            merekapun, ahli-ahli Mesir itu, membuat
yang demikian juga dengan ilmu

                                            mantera
mereka.

                        7:12                Masing-masing mereka melemparkan
tongkatnya, dan tongkat-tongkat itu

                                            menjadi ular; tetapi
tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka.

                        7:13                Tetapi hati Firaun berkeras,
sehingga tidak mau mendengarkan mereka

                                            keduanya--seperti
yang telah difirmankan TUHAN.

 

Jika ular ALLAH dihadapkan dengan ular ahli
sihir Mesir, kini penyakit dari ALLAH dihadapi dengan rumahsakit Advent. Kalau
anda sakit tidak perlu bertobat, tapi pergilah ke rumahsakit Advent. Disana
sudah disiapkan obat-obatan dan ruang operasi untuk menyembuhkan penyakit anda
tanpa bertobat.

 

Tapi "tongkat Harun menelan tongkat-tongkat
mereka." Demikianlah ALLAH memukul pendeta HM. Missah dan pendeta Kuntaraf
dengan penyakit yang membahayakan nyawa mereka, sekalipun mereka sudah vegetarian.
Bahkan bukan hanya mereka, melainkan banyak sekali orang-orang Advent yang
dikirimkan ke rumahsakit. Pernah suatu waktu dalam seminggu ada 11 orang yang
sakit. Gila, nggak?!

 

Dan kalau saja anda sedikit cerdas, anda
akan melihat bahwa penyakit itu hanyalah salah-satu dari kesusahan manusia.
Hanya salah satu dari ratusan macam kesusahan manusia. Artinya, ALLAH masih
mempunyai 1001 cara untuk menghukum dosa-dosa anda. Misalnya; kemiskinan,
pengangguran, pertengkaran suami-istri, utang-piutang, bencana alam,
kecelakaan, kemalangan, dan lain-lainnya. Bukankah semuanya itu menyusahkan
kita, sekalipun tubuh kita sehat?!

 

Jadi, mengapa hanya kesehatan saja yang
di-manage dengan diadakannya departemen kesehatan? Mengapa tidak diadakan juga
departemen pengangguran dan kemiskinan?

 

Dokter untuk mereka yang tidak mempunyai
ALLAH. Tapi umat ALLAH mempunyai ALLAH yang melebihi dokter. Dan ALLAH sudah
memperlengkapi anda dengan naluriah yang bekerja secara otomatis, seperti
instrument di mobil anda, ketika bensin tinggal sedikit atau olie kurang pasti
ada tanda-tanda yang diberikan, demikian jika tubuh anda membutuhkan sesuatu,
maka timbullah keinginan pada pikiran anda. Penuhilah itu. Apa saja yang anda
inginkan, makanlah itu. Ucapkanlah syukur dan kuduskan dengan nama TUHAN YESUS
KRISTUS, maka segala racun akan disingkirkan. Tapi, ya janganlah serakah.

 

>> Amsal  25:16                Kalau
engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau

                                           terlalu
kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.

 

     
Kalau anda makan madu – makanan yang enak, makanlah secukupnya.

 

>> 
Matius  6:11                Berikanlah kami pada hari ini
makanan kami yang secukupnya

 

       
Cukup. Siapa yang menyuruh anda menjadi orang yang serakah?

 

Zaman dulu, makanan tidak ada yang enak,
tidak seperti sekarang ini karena dirangsang persaingan dagang sehingga orang
berlomba membuat makanan yang enak-enak. Karena tidak ada makanan yang enak,
maka orang makan hanya secukupnya saja. Tapi sekarang kita dirangsang untuk menjadi
serakah. Ini yang harus kita kendalikan.

 

Dulu, untuk membeli makanan harus berjalan
jauh. Sekarang warung ada di depan kita. Inilah celakanya kita sekarang ini.
Lebih-lebih orangtua kita menyuntikkan kita obat-obatan supaya kita suka makan
dan gemuk. Kita dicetak oleh orangtua kita untuk menjadi ayam potong yang
kerjanya makan melulu. Jadi, kesalahannya itu kompleks sekali. Kesalahannya
pada kita bukan pada ayam atau sapi atau kambing. Kitalah yang jahat, bukan
kambing.

 

Daging-daging itu baik. Mereka itu sudah
menyediakan gizi yang lengkap. Mereka ini seumpama garam atau gula. Satu sendok
gula itu sudah cukup untuk memaniskan segelas air. Tapi bagi garam, setengah
sendok sudah cukup untuk mengasinkan segelas air. Jadi, jangan samakan antara
garam dengan gula. Sebab sifatnya berbeda. Demikian juga dengan daging. Sedikit
saja sudah bisa memenuhi kebutuhan tubuh kita. Tapi kalau kita memakannya
berlebihan, maka itu akan berbalik menjadi racun bagi kita.

 

Sekalipun demikian daging bukanlah makanan
yang sempurna. Karena itu anda memerlukan juga sayur dan buah-buahan. Semuanya
ini bersifat saling melengkapi. Apa yang kurang dari daging terdapat pada sayur
dan buah. Dan apa yang kurang dari sayur dan buah terdapat pada daging.

 

Elisa Sagala sendiri pada akhirnya berkata:
"Apa yang terlalu itu tidak baik." Sebuah perkataan yang menjadi bumerang bagi
dirinya sendiri. Sebab justru dialah yang mengajarkan: "terlalu sayur" –
"terlalu buah" – "terlalu air putih" – "terlalu jus" – "terlalu anti daging" –
"terlalu anti rokok" – dan lain-lainnya.

 

>> Yesaya  30:15              Sebab
beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Dengan

                                            bertobat
dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang

                                            dan percaya
terletak kekuatanmu." Tetapi kamu enggan,

                     30:16                kamu berkata: "Bukan, kami
mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan

                                            lari
dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka

                                            para
pengejarmu akan lebih tangkas lagi.

 

Jadi, pengetahuan-pengetahuan inilah yang
pada akhirnya mencelakakan kita. Sebab jika dengan bertobat dan tinggal diam
terletak kekuatan dan keselamatan kita, mengapa kita harus banyak tingkah?
Mengapa kita tidak hidup kembali ke zaman nenek-moyang kita yang tidak tahu
apa-apa, yang bekerja dengan naluriahnya? Mengapa kita tidak mencari
pengetahuan tentang ALLAH lebih dari pengetahuan tentang kesehatan? Mengapa
kita sibuk dengan makanan yang sebenarnya tak pernah membuat masalah bagi
kehidupan kita?

 

Buanglah segala ilmu kesehatan yang tidak
ada gunanya itu. Sebab ALLAH kita bekerja melampaui akal pikiran kita.

 

>> Lukas   11:38                Orang Farisi itu melihat hal itu
dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci

                                            tangan-Nya
sebelum makan.

 

>> Markus  7:33                Dan
sesudah Yesus memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka

                                            sendirian, Ia memasukkan
jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan

                                            meraba
lidah orang itu.

                      7:34  Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus
menarik nafas dan berkata

                                           kepadanya:
"Efata!"*, artinya: /Terbukalah!

                      7:35  Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika
itu terlepas pulalah pengikat

                                            lidahnya,
lalu ia berkata-kata dengan baik.

 

>> Yohanes   9:6               Setelah
Ia mengatakan semuanya itu, Ia meludah ke tanah, dan mengaduk

                                            ludahnya
itu dengan tanah, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi

                        9:7  dan
berkata kepadanya: "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam."

                                            Siloam
artinya: "Yang diutus." Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya

                                            lalu
kembali dengan matanya sudah melek.

 

>> Ketika Elisa Sagala katakan daging
itu tidak baik, ALLAH justru menyuruh bangsa Israel makan 

     
daging.

 

>> Ketika Elisa Sagala katakan
membakar daging itu lebih buruk dari merokok, ALLAH malah

     
menyuruh bangsa Israel membakarnya.

 

>> Ketika Elisa Sagala katakan minum
air putih banyak-banyak, YESUS malah tidak makan dan tidak

     
minum selama 40 hari 40 malam.

 

Kelihatannya segala celotehan Elisa Sagala
tidak didengarkan sama sekali oleh ALLAH, bukan?!

 

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx                                                                                                                    

>>Surat-menyurat :   hakekathidupku@yahoo.co.id,                                    hakekatku_00@yahoo.co.id,                                   hakekatku_05@yahoo.co.id,                                    hakekathidup_h5@yahoo.co.id,                                    hakekathidupku_nolnol@yahoo.co.id,                                   newhakekatku@yahoo.co.id,  >>Milis Group :         hakekatku_00@yahoogroups.com,                                     http://groups.yahoo.com/group/hakekatku_00/                                      newhakekatku@yahoogroups.com,                                     http://groups.yahoo.com/group/newhakekatku/    >> Bl o
g :                  http://bloghakekatku.blogspot.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment