Thursday, August 15, 2013

[batavia-news] Bendera Aceh Diturunkan Jelang HUT RI

 

res: Rupanya kalau bendera Aceh tidak diturunkan, maka gubernur diturunkan.
 
 
 
Bendera Aceh Diturunkan Jelang HUT RI
Junaidi Hanafiah | Kamis, 15 Agustus 2013 - 15:50:34 WIB
: 70


(SH/Junaidi Hanafiah)
Warga Aceh berkumpul di Mesjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh sambil membawa bendera bulan bintang, Senin (1/4).
Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta masyarakat tidak mengibarkan bendera Aceh.

BANDA ACEH - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-68, puluhan ribu bendera Merah Putih dikibarkan di Provinsi Aceh.

Pengibaran bendera Merah Putih selain dilakukan oleh personel TNI dan polisi, juga oleh warga sipil yang diperintahkan untuk dipasang bendera di depan rumahnya dan lokasi pertokoan.

Sementara itu, bendera Bulan Bintang, bendera Aceh yang telah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan pemerintah Aceh, diturunkan oleh aparat TNI dan polisi di berbagai lokasi.

Dari pantauan SH, pengibaran bendera Merah Putih di berbagai daerah di Aceh telah dilakukan sejak 10 Agustus 2013 oleh prajurit TNI serta aparat kepolisian. Sementara warga masyarakat sipil diperintahkan agar mengibarkan bendera Merah Putih selama 15-20 Agustus 2013.

"Iya, perangkat desa telah meminta kami menaikkan bendera Merah Putih sejak 15-20 Agustus 2013 di rumah atau di depan toko. Katanya perintah pengibaran bendera tersebut disampaikan oleh camat," ujar Syukur, warga Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Di Banda Aceh, perintah agar warga mengibarkan bendera Merah Putih menjelang HUT RI ke-68, diperintahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Mawardi Nurdin.

Perintah tersebut disampaikan Wali Kota Banda Aceh melalui surat Nomor 003.1/0890 yang kemudian ditindaklanjuti oleh TNI dan polisi. Selain perintah menaikkan bendera Merah Putih, aparat TNI dan polisi serta pemerintah Kabupaten/Kota di Aceh juga membagikan puluhan ribu bendera Merah Putih untuk masyarakat agar dikibarkan.

Di Kabupaten Gayo Lues, Polres setempat membagikan 14.000 bendera Merah Putih kepada warga. Sementara di Kabupaten Aceh Tenggara, pemerintah setempat membagikan 40.000 bendera. "Jika nanti ada pengibaran bendera Bulan Bintang di Kabupaten Gayo Lues maka akan diturunkan. Namun hingga saat ini belum ditemukan adanya pengibaran bendera tersebut di sini," sebut Kapolres Gayo Lues AKBP Achmadi.

Tindakan TNI dan polisi yang menurunkan bendera Bulan Bintang tersebut menimbulkan polemik antara pemerintah pusat dengan pemerintah Aceh. Bendera Aceh tersebut memang sama persis dengan bendera milik Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Aparat keamanan yang bertugas di Aceh beralasan, penurunan bendera Aceh dilakukukan karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah untuk mengesahkan bendera tersebut.

Sementara Gubernur Aceh Zaini Abdullah juga telah melunak sikapnya. Jika sebelumnya, ia memprotes penurunan bendera Aceh, pada Minggu (4/8) lalu mantan petinggi GAM tersebut meminta masyarakat agar tidak menaikkan bendera tersebut karena masih menimbulkan polemik.

Bahkan, ia mengatakan pemerintah Aceh telah membatalkan pengibaran bendera Bulan Bintang saat peringatan delapan tahun perjanjian damai antara RI dan GAM pada 15 Agustus 2013, hari ini.

"Pembatalan ini dilakukan setelah pemerintah Aceh dan pemerintah Pusat bersepakat untuk cooling down pembahasan bendera Bulan Bintang sebagai bendera resmi Aceh hingga 15 Oktober 2013. Pemerintah Aceh juga setuju untuk tidak menaikkan bendera Bulan Bintang pada 15 Agustus," sebut Zaini.

Sumber : Sinar Harapan

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment