Monday, March 3, 2014

[batavia-news] Kerusuhan di Jeddah, Satu Orang Tewas

 

res : Saudia Spring?
 
 

News / Internasional

Kerusuhan di Jeddah, Satu Orang Tewas

Selasa, 4 Maret 2014 | 08:05 WIB
Kerusuhan dikabarkan terjadi di Konsulat Jendral RI di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (9/6/2013). Kerusuhan dipicu proses pengurusan dokumen izin tinggal dan perjalanan.

 

RIYADH, KOMPAS.COM - Sedikitnya satu orang tewas dan sembilan lainnya luka-luka dalam kerusuhan yang pecah di tempat penampungan Shumaysi di dekat Jeddah, Arab Saudi, Minggu (2/3) malam. Belum diketahui asal negara para korban.

Shumaysi adalah kompleks detensi imigrasi Pemerintah Arab Saudi yang digunakan untuk menampung puluhan ribu pekerja migran ilegal dari negara lain yang terjaring operasi penertiban akhir tahun lalu. Mereka ditampung di sana untuk menunggu deportasi. Ribuan warga negara Indonesia yang melampaui batas izin tinggal resmi (overstayers) termasuk ditahan di dalamnya.

Menurut juru bicara kepolisian Arab Saudi, Letnan Kolonel Ati bin Attiya al Qurashi, Senin (3/3), kerusuhan pecah setelah sebagian tahanan bentrok dengan petugas keamanan.

Qurashi mengatakan, polisi terpaksa turun tangan setelah sebagian tahanan "berupaya memicu kekacauan dan menimbulkan kerusakan". Akibat bentrokan itu, satu pekerja migran dilaporkan tewas dan sembilan lainnya luka-luka.

Polisi tidak menjelaskan penyebab kerusuhan itu dan tidak mengungkapkan kewarganegaraan para korban. Sebuah forum diskusi internet di Yaman mengungkapkan, para korban berasal dari Yaman.

Forum itu bahkan menyatakan 10 pekerja migran asal Yaman tewas setelah polisi Arab Saudi melepaskan tembakan. Para pekerja ilegal asal Yaman itu pada awalnya menuntut agar otoritas Arab Saudi mempercepat deportasi mereka.

Namun, informasi dari forum daring yang dilansir kantor berita Associated Press (AP) ini belum bisa dikonfirmasi.

Pihak Kementerian Luar Negeri di Jakarta dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah yang dihubungi oleh Kompas belum menjawab hingga berita ini diturunkan, Senin malam.

Menurut siaran pers terakhir KJRI Jeddah mengenai para WNI overstayers, 21 Januari lalu, masih ada sekitar 1.400 WNI di tempat penampungan Shumaysi. Tidak semua dari para WNI itu bisa dipulangkan karena sebagian masih memiliki izin tinggal. (AP/AFP/Reuters/DHF/DWA)
 

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment