Wednesday, September 11, 2013

[batavia-news] Pertumbuhan Ekonomi Rapuh

 

 
res: Pertumbuhan ekonomi rapuh tetapi kantong harta penguasa dan kaum elit tambah gemuk.
 
 
Pertumbuhan Ekonomi Rapuh
Fitriana Aprilcilla | Rabu, 11 September 2013 - 13:29:55 WIB
: 31


(dok/ist)
Ilustrasi.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih banyak terjadi karena kredit yang mengalir dari negara maju.

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini mengalami perlambatan. Oleh karena itu, dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu, pemerintah diharapkan dapat melakukan stabilisasi sambil terus meningkatkan ekspor.

Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Raden Pardede memaparkan, sejak 2000 hingga 2008 dunia memasuki era bonanza (sumber keuntungan) komoditas dan kredit paling gemilang. Tahun 2010-2012, pertumbuhan ekonomi di Indonesia mengalami percepatan dan pertumbuhan signifikan.

Selain itu, menurut Raden, bonanza diperpanjang pada 2010 karena kebijakan Quantitative Easing (QE) dari Amerika Serikat serta ekspansi kredit dan fiskal dari China. Namun, disayangkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah berkembang sejak krisis berakhir pada 1998, lebih banyak terjadi karena dorongan bonanza komoditas dan kredit yang mengalir dari negara maju.

"Karena situasi itulah kita menjadi lupa dan terlena mengira ekonomi kita akan tumbuh terus. Padahal ada siklus di sana yang menyebabkan penurunan pertumbuhan seperti saat ini. Sekarang ini bonanza komoditas. Uang murah serta likuiditas yang berlimpah itu sudah selesai," jelas Raden dalam diskusi "Ekonomi Indonesia dalam Tekanan: Kenapa dan Bagaimana Meresponnya", di Jakarta, Selasa (10/9).

Ia melanjutkan, pemerintah harus memberikan penjelasan sederhana dan mudah dimengerti kepada masyarakat mengenai situasi ekonomi saat ini. Selain itu, pemerintah dengan kebijakannya yang pasti juga harus dapat memfasilitasi soft landing, supaya ekonomi negara tidak jatuh terpuruk.

"Asalkan pemerintah mau melakukan stabilisasi, kondisi saat ini dapat diatasi. Setelah itu, barulah pemerintah boleh berbicara mengenai pertumbuhan. Kemudian kalau pemerintah mau pertumbuhan itu sustain, kita tidak boleh andalkan keberuntungan, tetapi perbaiki produktivitas, pendalaman teknologi, dan harus mendiversifikasi ekspor kita," lanjutnya.

Menurut dia, sejak awal Indonesia memang memiliki struktur ekonomi yang tidak kuat. Hal ini dapat dilihat dari sektor pertanian yang tidak mengalami perbaikan produktivitas, serta sektor manufaktur yang juga tidak mengalami perbaikan yang signifikan. Selain itu, proses transformasi dari sektor pertanian ke industri baru, kemudian ke sektor jasa juga tidak berjalan, bahkan gagal.

Tekanan Masih Akan Berlangsung

Melihat situasi yang tidak pasti seperti saat ini, Raden memperkirakan tekanan masih akan berlangsung hingga beberapa tahun mendatang. Selain itu, rupiah pun masih rentan mengalami depresiasi lanjutan.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi tahun ini diperkirakan 5,4 persen, sedangkan 2014 yang diperkirakan perekonomian tetap terombang-ambing dan mengancam neraca perdagangan Indonesia, mengalami pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen.

"Meskipun demikian, masyarakat tidak perlu khawatir. Lagipula tahun 2015, diperkirakan kondisi perekonomian Indonesia akan membaik. Oleh karena itu, APBN harus lebih realistis melihat situasi saat ini," tambahnya.

Menurut Kepala LP3EI Kadin, Didik Rachbini, yang harus dilakukan pemerintah adalah membatasi impor dan meningkatkan ekspor. Pertumbuhan ekonomi tahun ini yang diperkirakan hanya berkisar 5 persen, menurutnya tidak masalah asalkan stabil.

"Kita memang perlu beberapa waktu untuk meredam kondisi saat ini. Yang penting pemerintah fokus menggenjot ekspor, misalnya meminta BUMN menunda capital expenditures-nya (Capex), terutama impor dari luar," ujarnya.

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment