Monday, March 24, 2014

[batavia-news] Dipecat SBY, Ini Tanggapan Jumhur Hidayat

 

res : Kalau dia punya konsep tentang ekonomi, maka APBN tidak terus menerus defisit pada masa jabatannya. Selama masa kekuasaannya hutang luar negergi bertambah banyak (US$ 270 miliar). Jumlah ini seimbang dengan jumlah hutang yang ditinggalkan mantan presiden, jenderal haji Muhammad Soeharto.
 
Kemuajuan ekonomi terkait dengan korupsi, jadi tentunya juga paling tidak kasus Bank Century sudah cerah penjelesaiannya, tetapi hasilnya nihil selain jual bualan dibawah sinar purnama.  Disamping kasus Bank Century ada juga kasus   panen korupsi mantan boss Jenderah, presiden NKRI bernama  alm Haji Muhammad Soeharto. Jumlah hasil panen Soeharto diperkirakan oleh Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN StAR) berjumlah kurang lebih US$ 30,—miliar.
 
Kita lihat saja apakah mereka yang akan menduduki kursi kekuasaan negara nan empuk dan banyak berkat akan mengutik dan mampu menyelesaikan kasus Bank Century dan panen curian harta milik rakyat oleh Haji Muhammad Soeharto.
 
 
 

Dipecat SBY, Ini Tanggapan Jumhur Hidayat

Jumhur dipecat dari jabatannya sebagai kepala BNP2TKI.

ddd
Kamis, 20 Maret 2014, 18:20 Aries Setiawan, Daru Waskita (Yogyakarta)
Mohammad Jumhur Hidayat dipecat Presiden SBY dari jabatan Kepala BNP2TKI.
Mohammad Jumhur Hidayat dipecat Presiden SBY dari jabatan Kepala BNP2TKI. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
 
 

VIVAnews - Mohammad Jumhur Hidayat mengaku tak menyesal dipecat oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari jabatannya sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) karena mendukung calon presiden dair PDI Perjuangan, Joko Widodo. [Baca SBY Berhentikan Jumhur Hidayat sebagai Kepala BNP2TKI]

Karena bukan orang dari partai politik, Jumhur menilai memiliki kebebasan memberikan dukungan terhadap capres tertentu.

"Saya tidak menyesal dipecat sebagai Kepala BNP2TKI karena langkah yang ditempuh sesuai dengan hati nurani saya," kata Jumhur di Yogyakarta, Kamis 20 Maret 2014.

Menurut dia, berbagai permasalahan yang menimpa TKI selama ini karena Indonesia tidak punya kemandirian ekonomi. Selain itu, kata dia, selama dua periode SBY tak punya konsep kemandirian ekonomi sehingga jumlah TKI semakin banyak dan persoalan pun semakin rumit.

"Kenapa saya tak sejalan lagi dengan SBY, karena pemerintah SBY tak punya konsep kemandirian ekonomi ke depan. Salah satu dampaknya jumlah TKI akan semakin banyak," kata Jumhur.

Kata Jumhur, jika pemerintah punya konsep kemandirian ekonomi, semua kebutuhan pangan tidak perlu impor, maka ada semangat dari masyarakat untuk bekerja menggarap potensi alam yang dimiliki bangsa ini.

"Permasalahan TKI sebenarnya karena tak ada kemandirian ekonomi yang dipegang teguh oleh pemerintahan SBY. Bahkan ada kesan SBY disetir oleh para pengusaha," ucapnya.

"Kalau sudah liberal maka semua yang punya modal akan menggilas orang kecil dan akan selalu tergantung pemodal asing," dia menambahkan.

Jumhur berharap dengan konsep kemandirian ekonomi yang ditawarkan PDI Perjuangan dan nantinya akan dilaksanakan Jokowi jika terpilih menjadi presiden, maka jumlah TKI baik yang illegal maupun legal akan berkurang.

"Maka harus dikawal janji dan konsep kemandirian ekonomi yang diterapkan PDIP jika nantinya PDIP berkuasa," kata Jumhur. (sj)

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment