Banjarbaru (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dirinya tengah menyiapkan buku terkait pengalamannya sebagai presiden.

Hal itu dikatakan Presiden Yudhoyono saat silaturahmi dengan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu. Silaturahmi, sekaligus mengumumkan nama-nama pengurus periode 2013--2018.

Dalam buku yang akan diterbitkan, salah satunya bercerita akibat pemberitaan calon-calon menteri saat dirinya akan mengumumkan kabinet yang dibentuknya.

"Sebelum saya mengumumkan anggota kabinet, media massa kita koran, majalah, TV radio mengumumkan calon menteri, apa yang terjadi, mereka yang tidak saya angkat marahnya sampai sekarang, ini saksi, dalam buku yang akan saya munculkan sebentar lagi, masuk masalah ini betapa saya dimarahi, dibenci, dimusuhi oleh mereka-mereka yang sudah beredar namanya dalam media massa," kata SBY disambut derai tawa para pengurus PWI Pusat.

"Dan tragisnya saat diwawancarai (calon menteri) bagaimana bila bapak terpilih, saya bersyukur, saya siap mengemban tugas. Ini `true story`, begitu namanya tidak ada, sms-nya kasar sekali, SBY anda jangan mempermalukan saya, tidak baik seperti itu, marahnya habis-habisan, berbulan-bulan marah, sekarang sudah lumayan, karena sudah diwawancarai," kata Presiden kembali disambut derai tawa.

Sementara itu Presiden Yudhoyono sebelum bersilaturahmi dengan para pengurus PWI, melakukan peresmian dan `groundbreaking` (peletakan batu pertama) 18 proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan Banjar Baru.

Selain itu, bersama Ubu Negara Ani Yudhoyono, Presiden melakukan penanaman pohon ulin di halaman Kantor Gubernur tersebut.
(M041/Z003)