Friday, October 25, 2013

[batavia-news] Tuntut Upah Rp 5 Juta; Ribuan Buruh Gerudug Kantor Gubernur

 

 
Tuntut Upah Rp 5 Juta; Ribuan Buruh Gerudug Kantor Gubernur
SU Herdjoko/Uparlin | Jumat, 25 Oktober 2013 - 18:00 WIB
: 79


(Foto/Antara)
UMP-Sejumlah buruh yang tergabung dalam Solidaritas Aksi Mahasiswa untuk Rakyat Indonesia (Samurai) Makassar, berunjukrasa di Tol Reformasi Makassar, Sulsel, Kamis (24/9). Mereka menuntut dinaikanny
Gubernur jangan malah balik menuding buruh yang salah memahami pernyataannya.

SEMARANG - Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Tengah menggerudug Kantor Gubernur Jateng di Jalan Pahlawan Semarang, Kamis (24/10) sore. Mereka meminta Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, serius menanggapi tuntutan kenaikan upah buruh untuk tahun 2014.

Aksi itu terjadi terus-menerus dalam bulan ini seiring proses penetapan upah minimum kota/kabupaten. Bahkan, lima buruh nekat mogok makan sejak Selasa (22/10). Hingga Jumat, masih ada empat buruh yang bertahan mogok makan. Mereka adalah Zaenudin, Eko Budi, Iwan, dan Anto. Namun, pada Kamis siang fisik empat buruh itu semakin lemah dan akhirnya dibawa ke Puskesmas Halmahera untuk dirawat.

Para buruh menuntut UMK sebesar Rp 5 juta seperti yang disarankan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, yang mengikuti terus tuntutan kenaikan upah buruh. Ganjar Pranowo mengatakan, buruh salah memahami pernyataan dirinya supaya menuntut UMK 2014 senilai Rp 5 juta per bulan.

"Salah memahami. Saat buruh menyebutkan angka-angka usulan UMK ada Rp 1,4 juta, ada juga yang Rp 1,5 juta,  lalu Rp 3 juta, dan Rp 4 juta. Saya candai kenapa tidak Rp 5 juta?" katanya kepada wartawan di Semarang, Rabu (23/10).

Ganjar menjelaskan, munculnya pernyataan Rp 5 juta itu sewaktu ia bertemu dengan buruh beberapa waktu lalu. "Saya bertanya apakah apakah tuntutan UMK sudah dikomunikasikan dengan pengusaha?"

Namun, pernyataan Ganjar itu diterima apa adanya oleh para buruh. "Gubernur jangan malah balik menuding buruh yang salah memahami pernyataannya. Kami  menilai pernyataan Ganjar serius. Bukan candaan. Itulah yang kami tuntut, UMK Rp 5 juta," kata Sekretaris DPD SPN Jateng, Nanang Setiyono di sela unjuk rasa buruh, Kamis sore (24/10).

Mereka gantian menuntut gubernur menetapkan UMK 2014 senilai Rp 5 juta, serta menolak Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9/2013 tentang Penetapan UMK.
 
Divisi Komunikasi dan Informasi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Jateng, Prabowo Luh Santoso, menambahkan masalah UMK tidak bisa dijadikan guyonan.

"Buruh tidak main-main dalam menuntut UMK 2014. Kami telah menyiapkan konsep terukur," katanya.

Kecewa dengan kondisi bangsa dan pemerintahan Susilo Bambang Yudoyono, Serikat Buruh Solidaritas Indonesia (SBSI) di bawah kendali Mukhtar Pakpahan mengancam pengerahan kekuatan massa untuk revolusi guna mewujudkan pemerintahan yang bersih dan kesejahteraan masyarakat termasuk buruh Indonesia.

"Hanya dengan cara itu, bisa terjawab  akumulasi kekecewaan rakyat Indonesia yang tak kunjung mencapai cita-cita luhur bangsa," ujar Ketua Umum SBSI, Muktar Pakpahan, kepada wartawan di sela acara dialog paralegal advokasi buruh Solidaritas Buruh (SB) SBSI dan LBH, di Pekanbaru, Riau, Kamis, (24/10).

Ia mengatakan, di bawah pemerintahan SBY, posisi buruh di Indonesia bukan sebagai partner perusahaan, melainkan budak. Anggapan itu telah terbukti dengan adanya praktik perbudakan yang berhasil dibongkar kepolisian. 

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment