Friday, April 5, 2013

[batavia-news] Peredaran Senjata Gelap Diduga Libatkan Aparat

 

 
Kamis, 04 April 2013 , 17:24:00
 
 
 
Kapolda Papua, Irjen Pols. M. Tito Karnavian,MA saat diwawancarai wartawan di Mapolda Papua, kemarin (3/4).
Kapolda: Itu Oknum, Bukan Institusi

JAYAPURA – Kapolda Papua, Irjen Pols. M. Tito Karnavian,MA, menegaskan bahwa senjata ilegal yang banyak dimiliki oleh kelompok yang berseberangan di Papua ini umumnya adalah hasil rampasan dari anggota TNI dan Polri yang bertugas di wilayah Pegunungan Papua.

  "Senjata dan amunisi-amunisi yang masuk ke Papua sudah jelas, yaitu hasil rampasan dari para anggota TNI dan Polri. Mereka (kelompok yang berseberangan itu) memanfaatkan anggota kita yang lengah, dan itu sangat tidak dibenarkan,' tegas Kapolda saat ditemui wartawan di Mapolda Papua, Rabu (3/4).

Meski begitu, Kapolda mengakui, maraknya peredaran gelap senjata itu juga ada yang melibatkan anggota TNI dan Polri. 'Yang dari penjualan oknum-oknum TNI/Polri juga pernah terungkap. Kita nggak bisa menjamin, tapi itu oknum bukan institusi," jelasnya.

  "Selaku pimpinan saya belum  bisa menjamin seratus persen kalau anggota saya tidak terlibat, pasti ada yang terlibat," ujarnya.
  Sementara mengenai langkah yang akan diambil, Kapolda menyatakan pihaknya pasti akan melakukan pengecekan ke seluruh anggota yang bertugas.
   "Tapi itu cukup sulit. Sebab bisa saja anggota mengaku kalau ada kontak senjata dan (amunisi) yang keluar misalnya 15, tapi dia mengaku 20. 5-nya dikantongi. Jadi kita nggak bisa menjamin seratus persen. Kemungkinan kebocoran itu selalu ada. Kalau itu terjadi, nggak mungkin dalam jumlah besar, paling jumlah kecil," paparnya.

    Kapolda menjelaskan, kalau bicara masalah senjata yang dimiliki oleh kelompok sipil bersenjata dari mana, sumber paling utama itu jelas dari hasil rampasan.
  "Jadi sangat jarang adanya peredaran senjata. Yang paling banyak justru sumbernya itu dari perampasan senjata operasional TNI/Polri. Banyak sekali senjata senjata yang dirampas. Mereka ambil kesempatan anggota lengah," ucapnya.
Pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan anggota agar selalu waspada. "Kita kan serba salah. Anggota nggak dikasih senjata, dia  terancam. Dikasih senjata jadi target untuk dirampas. Karena itu tinggal bagaimana anggota saja jangan sampai lengah. Yang repot lagi kalau nanti ada yang mabuk lagi kan?," tuturnya. (ro/fud)

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment