Thursday, September 26, 2013

[batavia-news] Pemerintah Dianggap tak Bisa Kendalikan Harga Pasca Kenaikan BBM

 

res: Sebenarnya bukan tak bisa, tetapi tidak mau, sebab kalau dijalankan pengendalian harga banyak oknom petinggi berkuasa rezim neo-Mojopahit tidak memperoleh rejeki nan berkat. Bukankah kenaikan harga disesuaikan dengan laba yang dikehendaki.
 
 
 

Pemerintah Dianggap tak Bisa Kendalikan Harga Pasca Kenaikan BBM

"PRLM"

BANDUNG, (PRLM).- Pikiran Rakyat Online (daring) mengadakan jajak pendapat mengenai gejolak harga pasca kenaikan harga BBM bensin bersubsidi (premium) menjadi Rp 6.500 per liter dan solar menjadi Rp 5.500 per liter pada 22 Juni 2013 lalu.

Jajak pendapat yag diadakan sejak 7 Juli 20013 hingga 26 September 2013 itu berhasil menjaring 1.637 partisipan.

Dengan pertanyaan "Apakah Pemerintah Bisa Mengatasi Dampak Gejolak Harga Setelah Kenaikan Harga BBM?", sebanyak 81 persen responden (1.322 suara) menganggap pemerintah tidak bisa mengendalikan gejolak harga pasca kenaikan harga BBM.

Hal itu terbukti dari lonjakan harga daging sapi, ayam, telur, dan lain-lain.

Sementara yang berpendapat pemerintah bisa mengatasi gejolak harga sebesar 14 persen (228 suara), dan 5 persen tak berkomentar (87 suara).

Terimakasih atas partisipasinya. Sampai jumpa di jajak pendapat berikutnya. (A-88)***

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment