Saturday, February 8, 2014

[media-jabar] SIARAN PERS "Body Switch in Sketches", Lokakarya & Pertunjukan oleh "rubarb dance & art"; 15-16 Feb 2014; Pk.12.00-selesai; Bale Handap-SSAS

Kepada Yth.

Redaktur Budaya

Di Tempat

 

Siaran Pers

 

Body Switch in Sketches

Lokakarya dan Pertunjukan oleh rubarb dance & art

 

15 – 16 Februari 2014

Bale Handap

Selasar Sunaryo Art Space

Jalan Bukit Pakar Timur 100 Bandung 40198

www.selasarsunaryo.com

 

 

Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) bekerja sama dengan rubarb dance & art akan menyelenggarakan Body Switch in Sketches, lokakarya menari dan menggambar untuk 15 orang mahasiswa/i seni tari dan 10 orang mahasiswa/i seni rupa. Lokakarya tari difasilitasi oleh Ruben Reniers sedangkan lokakarya gambar/drawing oleh Barbara Steinitz. Adapun lokakarya ini akan berlangsung selama 2 hari, dan diakhiri dengan pertunjukan berskala kecil hasil dari lokakarya sebagai kegiatan penutup.


Detail dari rangkaian kegiatan adalah sebagai berikut:

Lokakarya

Sabtu dan Minggu, 15 dan 16 Februari 2014

Pk. 12.00 – Pk. 16.00 WIB (Sabtu)

Pk. 12.00 – Pk. 15.00 WIB (Minggu)

di Bale Handap

*Tertutup untuk umum, partisipan berdasarkan undangan


Pertunjukan

Minggu, 16 Februari 2014

Pk. 16.00 WIB – selesai

di Bale Handap

Selasar Sunaryo Art Space

Jl. Bukit Pakar Timur No. 100

Bandung 40198

*Terbuka untuk umum tanpa tiket masuk


rubarb dance & art adalah proyek kolobaratif antara Ruben Reniers (koreografer dan penari) dan Barbara Steinitz (ilustrator). Kedua seniman ini berbagi minat untuk ‘menabrakkan’ dua bentuk seni yang berbeda yakni seni tari dan seni rupa. Kolaborasi pertama mereka menghasilkan Tweelicht yang dilakukan di State Theatre of Saarland di Sarrbruecken pada tahun 2002. Setelah itu kedua seniman ini makin mengintensifkan kolaborasi artistik mereka dalam bentuk teater dan pertunjukan tari serta lokakarya. Salah satu hasil kolaborasi itu adalah koreografi Sketches for a Dream yang dilakukan di Teater Arkadas di Cologne. 

Dalam pertunjukan tari In between Us, hubungan antara menari dan menggambar menunjukkan simbiosis yang unik (ditampilkan perdana di Teater Orangerie, Cologne. Setelah itu dipentaskan di Tanzhaus Köln Interim, ART FAIR / TA.PE 21 dan DOCK11, Berlin). 

Kolaborasi ini makin menggerakkan mereka untuk menjelajahi modus-modus pembauran artistik yang baru sehingga menghasilkan bentuk-bentuk seni yang berbeda di atas panggung. Menurut rubarb dance & art jika bentuk seni bertumpangtindih, ia akan menjadi sumber inspirasi yang kaya.

 

Besar harapan kami bahwa rekan-rekan jurnalis berkenan untuk menghadiri dan meliput kegiatan ini, mengingat pentingnya peran media massa dalam mewartakan kegiatan-kegiatan seni budaya di Indonesia. Terima kasih banyak atas perhatian dan kerja sama yang diberikan.

 


Hormat kami,

Selasar Sunaryo Art Space

 

 

Elaine V. B. K.

Program Manager

+62 813 2000 999 7

program@selasarsunaryo.com

 

 

 

 

No comments:

Post a Comment