Thursday, January 9, 2014

[batavia-news] Takut Polemik, Presiden Tolak Penghargaan TNI

 

res : Polemik bukan peluru atau granat, koq takut.
 
 

Takut Polemik, Presiden Tolak Penghargaan TNI
Kamis, 9 Januari 2014 | 17:05

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. [Antara] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. [Antara]

[JAKARTA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menolak mendapat penghargaan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), karena takut menjadi polemik.

Presiden mengapresiasi niat baik TNI untuk memberikan penghargaan kepadanya atas jasa SBY memodernisasi alutsista TNI. Namun upaya memodernisasi itu tidak harus diberikan penghargaan untuk SBY.

"Presiden menyampaikan terimakasih atas apresiasi dan segala macam yang dibeberkan Panglima TNI tentang berbagai hal yang telah dilakukan Presiden. Utamanya dalam meningkatkan kekuatan pertahanan, meningkatkan modernisasi alutsista TNI, dan hal-hal kebijakan lain yang memajukan TNI. Presiden mengatakan bahwa itu memang yang seharusnya dilakukan presiden dan juga tugas dan kewajiban dari beliau," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dalam konferensi pers di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (9/1).

Ia mewakili Presiden untuk memberi tanggapan atas rencana Panglima TNI Moeldoko memberikan penghargaan kepada SBY.

Niat Moeldoko itu disampaikannya pada saat Presiden SBY memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan TNI dan Polri tahun 2014 di PTIK, Jakarta, Kamis pagi.

Mengutip Presiden, Sudi menjelaskan apa yang dilakukan dengan iklas hati dan menjadi tanggung jawab kepala negara. Kebijakan yang dilakukan bukan untuk  mengharapkan gelar atau penghargaan.

"Itu merupakan kewajiban yang seharusnya dilakukan oleh beliau sebagai presiden. Jadi tidak diperlukan penghargaan seperti itu. Ke depan, memang tugas TNI tidak semakin ringan. Oleh karena itu, kita ingin TNI kita lebih siap dan Presiden akan memimpin untuk menjaga keutuhan NKRI ini secara konstitusional," jelasnya.

Saat ditanya apakah Presiden secara tegas menolak, Sudi membenarkan. Menurutnya, tanpa Presiden SBY atau setelah Presiden SBY selesai, wajib hukumnya supaya memperhatikan alutsista TNI beserta kesejahteraan pasukannya.

"Yah terus terang beliau menolak. Kita mengapresiasi apa yang disampaikan panglima TNI tadi bahwa ada sejumlah kebijakan beliau (SBY, Red) untuk memajukan TNI. Memang benar adanya tetapi sekali lagi tidak memerlukan penghargaan seperti itu," ungkapnya. [R-14]

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment