Wednesday, January 15, 2014

[batavia-news] Kutipan sebuah tulisan

 

 

Sekadar untuk diketahui :

http://www.oocities.org/kariu67/joshua16052002.htm

Kutipan :

"Ketidakjujuran yang sama diperlihatkan juga oleh mantan Menteri Pertahanan NKRI, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa, "Mahfud Md". Dia meminta agar "Pemerintah diminta mengusir warga Belanda yang ada di Ambon, Maluku, karena disinyalir mendukung kegiatan RMS. Mereka disinyalir bekerja sama dengan jaringan organisasi internasional." Perhatikan bahwa Mahfud Md menggunakan kata "disinyalir" dua kali, dan tidak sekalipun mampu memakai kata "terbukti"! Walaupun hanya diperkaya dengan ungkapan-ungkapan "disinyalir" dan "diduga" (Liputan6.com, 14/05/02), Mahfud Md cukup lancang di dalam ketidakjujuran untuk menuduh warga Belanda tersebut dengan ucapan, "Mereka termasuk aktor kerusuhan."

Mahfud Md. Mungkin sudah lupa atau sengaja melupakan bahwa "dia juga punya andil dan tanggung jawab di dalam kerusuhan Maluku", sebelum dan sebagai Menteri Pertahanan NKRI! Walaupun sudah berulang-kali dibuktikan adanya penyusupan teroris Muslim internasional, pendukung laskar Jihad dari Malaysia, Arab, Afghanistan, dll, ke Maluku, selama menjabat Menteri Keamanan NKRI, tidak sekalipun Mahfud Md, meminta atau memerintahkan pengusiran para teroris Muslim internasional dari Maluku. Bagaimana negara ini bisa tentram dengan para pejabat Pemerintah dengan kapasitas pribadi yang memalukan seperti ini?

Mahfud Md adalah salah satu dari mereka-mereka yang tidak ingin melihat adanya penegakkan hukum di Maluku yang damai. Di dalam paragraph di atas, saya sudah memperlihatkan salah satu "andil dan tangungjawab Mahfud Md di dalam kerusuhan Maluku" yang seharusnya dia hadapi sebagai bekas Menhan NKRI. Sekarang akan saya sampaikan "andil dan tanggungjawab Mahfud Md", sebelum menjadi Menhan NKRI, dan kepada yang membaca tulisan ini, mohon disampaikan langsung kepada Mahfud Md supaya dia sebaiknya tutup mulut!

"Kami rakyat Maluku tidak melupakan TANDA TANGAN Mahfud Md. pada PENGANTAR BUKU IBLIS karangan Rustam Kastor, yang telah memakan ribuan nyawa dan menyengsarakan ratusan ribu orang di Maluku dan Poso, dan kami akan menuntut pertanggung-jawaban Mahfud Md untuk itu!" Kasus "tanda tangan dan buku" ini harus menjadi catatan utama Tim Invesitgasi Independen Nasional (TIIN) nanti!"

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
http://groups.yahoo.com/group/batavia-news
to Subscribe via email :
batavia-news-subscribe@yahoogroups.com
----------------------------------------
VISIT Batavia News Blog
http://batavia-news-networks.blogspot.com/
----------------------------
You could be Earning Instant Cash Deposits
in the Next 30 Minutes
No harm to try - Please Click
http://tinyurl.com/bimagroup 
--------------
.

__,_._,___

No comments:

Post a Comment